Alarm Kewaspadaan Menyala di Singapura, Malaysia dan Filipina, Indonesia dalam Bahaya

Global | wartaekonomi | Published at Kamis, 06 Januari 2022 - 11:11
Alarm Kewaspadaan Menyala di Singapura, Malaysia dan Filipina, Indonesia dalam Bahaya

Negara-negara tetangga Indonesia dalam bahaya. Alarm kewaspadaan menyala di Singapura, Malaysia dan Filipina. Mohon waspada.

Tiga negara ASEAN yang berdekatan dengan Indonesia itu memang tengah waswas.

Terjangan gelombang varian Omicron perlahan mulai mendominasi kasus covid di negara mereka.

Banyak langkah antisipasi yang sudah dilakukan. Dan muaranya adalah menahan terjangan gelombang varian Omicron.

Dengan gejala yang lebih ringan, Omicron dinilai tetap bisa membuat negara menjadi kolaps.

Berikut gambaran keadaan terkini dari tetangga Indonesia. Silakan disimak.

1. Malaysia

Malaysia terancam dilanda gelombang Omicron. Keberadaan ancaman ini diutarakan Menteri Kesehatan Malaysia, Khairy Jamaluddin.

Berdasarkan informasi di situs resmi pemerintah Malaysia, per Rabu (5/1) pagi, ada penambahan 2.510 kasus infeksi covid-19 lokal dan 332 kasus impor.

Ini menjadikan total kenaikan kasus positif mencapai 2.842 kasus.

"Seperti negara lain, menjadi sangat mungkin gelombang Omicron akan terjadi di Malaysia," ujar Khairy melalui Twitter, sebagaimana dikutip The Straits Times, Rabu (5/1/2022).

Khairy menegaskan, meski Omicron terlihat tak separah Delta, varian ini berpotensi memberikan beban kepada tenaga kerja kesehatan di negara itu.

"Jika kasus lebih besar, rawat inap, dan penggunaan ICU (unit perawatan intensif) akan meningkat. Omicron lebih mudah menular dibandingkan Delta," tambahnya.

Kementerian Kesehatan Malaysia langsung mengambil sejumlah langkah strategis.

Meski tidak disukai, ada sejumlah pembatasan pergerakan masyarakat yang mulai dilakukan.

2. Singapura

Singapura juga ikut terancam serangan gelombang Omicron. Menteri Kesehatan Singapura, Ong Ye Kung, meminta warga untuk bersiap.

"Seluruh tanda menunjukkan gelombang covid-19 akibat varian Delta sudah mereda, setidaknya untuk sekarang," kata Ong melalui unggahan di Facebook yang dikutip The Straits Times.

Saat Delta mereda, Omicron datang. Dan hal ini membuat otoritas kesehatan Singapura bekerja ekstra keras.

"Omicron semakin meningkat. Ini menyumbang 17 persen dari kasus lokal. Ini berarti gelombang Omicron sudah dekat, dan kita harus bersiap menghadapi itu," tambahnya.

Menurut data resmi Kementerian Kesehatan Singapura, per Selasa (4/1/2022), Omicron menyumbang 438 kasus.

Sementara kenaikan angka kasus positif covid-19 pada hari yang sama mencapai 842 kasus.

3. Filipina

Filipina juga diprediksi bakal menghadapi tekanan hebat dari serangan gelombang varian Omicron.

Omicron disebut akan menjadi varian dominan di negara itu pada bulan ini.

"Saya pikir, masih ada Delta, tetapi mengingat kita melaporkan kasus Omicron pertama pada 5 Desember dan terus ada kenaikan, kami berasumsi bahwa Omicron telah menyebar," tutur Wakil Menteri Kesehatan Malaysia untuk Urusan Khusus, Leopoldo Vega.

Estimasinya, tiga sampai empat pekan, Filipina akan kolaps. Omicron diprediksi akan mendominasi 50 persen hingga 90 persen kasus.

Prosentase ini mengalahkan virus Delta. Menurut data Kementerian Kesehatan Filipina (DOH), ada penambahan angka kasus harian covid-19 sebanyak 5.434 pada Selasa (4/1/2022).

Artikel Asli