Omicron Menyapu Dunia, Kota-Kota Ini Batalkan Pesta Malam Tahun Baru

Global | sindonews | Published at Minggu, 26 Desember 2021 - 19:15
Omicron Menyapu Dunia, Kota-Kota Ini Batalkan Pesta Malam Tahun Baru

JAKARTA - Malam Tahun Baru 2022 tinggal menghitung hari. Namun tampaknya perayaan Malam Tahun Baru sejumlah kota besar di seluruh dunia akan sama seperti dua tahun sebelumnya.

Varian Omicron yang menyapu dunia mendatangkan malapetaka pada rencana liburan akhir tahun. Lonjakan kasus COVID-19 yang disebabkan oleh varian baru dari virus Corona itu telah menghancurkan harapan orang-orang untuk melewati Malam Tahun Baru dengan berkumpul dan menikmati pesta kembang api, setidaknya di beberapa bagian dunia lain.

Di New York, Amerika Serikat (AS), perayaan Malam Tahun Baru di Times Square akan dikurangi. Varian Omicron sendiri menjadi strain yang paling dominan di negara itu.

Sedangkan beberapa kota di Eropa, di mana penyebaran Omicron begitu mengejutkan, telah mengumumkan bahwa mereka membatalkan rencana perayaan Malam Tahun Baru.

Berikut adalah kota-kota atau negara yang telah mengumumkan membatalkan acara perayaan Malam Tahun Barunya seperti dilansir dari CNN , Minggu (26/12/2021).

ATHENA

Jika ada yang berharap akan menyaksikan pesta kembang api di atas Acropolis tahun ini, makakuburlah dalam-dalam harapan itu. Tidak ada pertunjukan kembang api di atas Acropolis tahun ini.

Menteri Kesehatan Yunani Thanos Plevris dalam jumpa pers pada Kamis lalu mengatakan bahwa semua perayaan Natal dan Tahun Baru yang direncanakan oleh pemerintah kota dibatalkan.

Semua pelancong yang tiba di Yunani akan sangat disarankan untuk mengikuti tes COVID-19 pada hari kedua dan keempat setelah kedatangan mereka, di samping persyaratan hasil tes negatif untuk masuk ke Yunani.

Mulai pukul 06.00 Kamis (24/12/2021), masker wajib digunakan baik di di dalam maupun di luar ruangan. Untuk supermarket dan transportasi umum, penggunaan masker ganda atau masker pelindung tinggi akan diperlukan.

Langkah-langkah itu akan berlangsung hingga 3 Januari, ketika menurut Plevris, lebih banyak pembatasan mungkin diajukan mengenai tempat-tempat olahraga dan hiburan.

BERLIN

Jerman akan memberlakukan pembatasan kontak yang ketat untuk mengekang penyebaran COVID-19 mulai 28 Desember dan melarang pertemuan Malam Tahun Baru. Hal itu diumumkan langsung oleh Kanselir Jerman Olaf Scholz pada Selasa lalu.

Itu berarti tidak ada pesta kembang api besar di ibu Kota Jerman, Berlin, atau di tempat-tempat yang kerap menggelar acara perayaan massal lainnya seperti Munich dan Frankfurt.

"Mulai 28 Desember, maksimal 10 orang akan diizinkan untuk bertemu dalam kelompok, terlepas dari apakah mereka divaksinasi atau telah pulih," kata Scholz.

Anak-anak berusia 13 tahun ke bawah dibebaskan dari pembatasan kontak baru.

EDINBURGH

"Perayaan Malam Tahun Baru di Skotlandia akan dibatalkan," kata Menteri Pertama Skotlandia Nicola Sturgeon pada Selasa lalu.

Dalam sebuah pernyataan, Sturgeon menjelaskan perincian untuk pembatasan pasca-Natal pada acara-acara besar untuk menumpulkan penyebaran Omicron.

Sturgeon mengatakan langkah itu sayangnya juga berarti bahwa perayaan Hogmanay skala besar - termasuk yang direncanakan di ibu kota - tidak akan dilanjutkan.

"Saya tahu betapa mengecewakannya hal ini bagi mereka yang menantikan acara ini," ujar Sturgeon.

LONDON

Acara Malam Tahun Baru yang direncanakan di London telah dibatalkan karena masalah COVID-19, Wali Kota London Sadiq Khan mentweet pada Senin lalu.

"Karena lonjakan kasus Covid, kami telah mengambil keputusan sulit untuk membatalkan acara NYE kami di Trafalgar Square," bunyi tweet dari akun terverifikasi Khan.

"Keamanan semua warga London harus didahulukan," tegasnya.

Sebuah pernyataan yang dilampirkan pada tweet tersebut mengatakan bahwa perayaan itu diharapkan menjadi tuan rumah bagi 6.500 orang di Trafalgar Square.

"Sebaliknya, sebuah program akan disiarkan pada tengah malam di BBC One," kata Khan.

NEW DELHI

Pemerintah wilayah persatuan India Delhi, yang meliputi ibu kota nasional New Delhi, telah mengumumkan larangan semua pertemuan sosial, budaya, politik dan festival sampai pemberitahuan lebih lanjut karena peningkatan kasus COVID-19, lapor Biro CNN New Delhi.

"Semua pejabat harus memastikan bahwa tidak ada acara/pertemuan/jemaat budaya yang diadakan untuk merayakan Natal atau Tahun Baru di wilayah tersebut," menurut perintah pemerintah Delhi.

Bar dan restoran akan diizinkan beroperasi hanya dengan kapasitas 50%.

PARIS

Paris telah membatalkan pertunjukan kembang api tradisionalnya di atas Champs-Elysees Avenue untuk menyambut Tahun Baru karena gelombang virus Corona yang baru.

"(Pesta) kembang api tidak akan berlangsung, dan sayangnya tidak akan ada set DJ," kata kantor Wali Kota kepada AFP dalam sebuah laporan di France24.com.

Perdana Menteri Prancis Jean Castex pada hari Jumat (17/12/2021) mengatakan bahwa pesta besar-besaran dan kembang api akan dilarang pada Malam Tahun Baru serta merekomendasikan agar orang yang divaksinasi pun melakukan tes sendiri sebelum berkumpul untuk pesta akhir tahun, menurut Reuters.

ROMA

Di Italia , Roma adalah di antara beberapa kota yang telah memutuskan untuk membatalkan perayaan karena masalah kesehatan COVID.

Wilayah Campania juga telah melarang pesta dan konsumsi alkohol di tempat umum dari 23 Desember hingga 1 Januari. Venesia juga membatalkan konser terbuka dan kembang api Malam Tahun Baru.

Artikel Asli