Kisah Wanita Pendekar Silat dari Jepang, Janji Jalankan Amanah

Global | okezone | Published at Kamis, 25 November 2021 - 14:10
Kisah Wanita Pendekar Silat dari Jepang, Janji Jalankan Amanah

JEPANG - Seorang perempuan Jepang bernama Kyoko Soda mulai belajar silat lebih dari 20 tahun lalu. Jebolan ilmu silat Cimande ini dijuluki 'pendekar sejati' yang tanpa lelah menyebar 'amanah' di Jepang, negara asal berbagai bela diri .

Kyoko bertemu dengan Mohammad Rifai Sahib pada 2002 dalam kejuaraan di Korea Selatan, empat tahun setelah ia mulai belajar silat di Kedutaan Besar Indonesia di Tokyo. Perkenalan yang ia sebut menjadi momen penting untuk terus menggeluti silat.

Rifai, salah seorang tokoh senior dalam Ikatan Pencak Silat Indonesia, termasuk dalam anggota komite yang mengembangkan Jurus Tunggal dan Jurus Regu, dua patokan yang menjadi titik penilaian dalam lomba silat internasional.

Federasi pencak silat Eropa, EPSF, menyebut Rifai dalam obituari pada 2014 lalu sebagai tokoh yang memiliki "energi luar biasa tinggi, koreografer, guru dan duta bagi silat". Semasa hidupnya ia banyak berkeliling ke banyak negara di Eropa dan Timur Tengah untuk mempromosikan silat.

Kala itu, Kyoko mengaku ingin belajar silat untuk sekedar berolahraga.

"Sudah 20 tahun (lebih) kenapa ya saya nggak lepas-lepas (dari silat)? Saya juga heran Awalnya cari tempat olahraga. Tapi sudah 20 tahun lebih masih silat, nggak tahu kenapa," cerita Kyoko tergelak ketika ditanya apa yang ia sukai dari silat.

Namun ia langsung terdiam dan tersedu, ketika ditanya apa yang dia ingat dari mendiang gurunya.

"Pak Rifai itu macam kayak papa sendiri Saya ingat bapak sudah tua dan kondisinya nggak sehat lagi. Dia kan udah nggak bisa silat lagi, nggak bisa bergerak lagi. Tapi begitu cerita atau hadir di latihan, dia tenaganya muncul lagi," cerita Kyoko kepada BBC News Indonesia.

Artikel Asli