Resesi Seks, Diperburuk Pandemi Covid-19 dan Tren Online

Global | okezone | Published at Kamis, 25 November 2021 - 12:55
Resesi Seks, Diperburuk Pandemi Covid-19 dan Tren Online

NEW YORK Resesi seks dilaporkan dialami para generasi muda di Amerika Serikat (AS). Mereka yang berusia di bawah 35 tahun diketahui melakukan hubungan seks jauh lebih sedikit daripada generasi sebelumnya.

Penelitian baru dari Institute for Family Studies (IFS) menunjukkan antara 2008 dan 2021, jumlah orang dewasa muda yang tidak berhubungan seks meningkat lebih dari dua kali lipat dari 8 persen menjadi 21 persen.

Menurut penelitian tersebut, lebih banyak wanita dari sebelumnya antara 18 tahun dan 35 tahun dilaporkan tidak berhubungan seks dalam satu tahun terakhir. Mereka yang taat beragama juga semakin memegang prinsip tidak berhubungan seks.

Penurunan telah terjadi selama lebih dari satu dekade, tetapi masalahnya diperparah dengan pandemi coronavirus dan penguncian yang terjadi sebagai akibatnya.

Rekan peneliti IFS Lyman Stone melaporkan dalam temuan tersebut, sejak 2010, telah terjadi peningkatan tajam dalam jumlah pria dan wanita berusia 18 tahun hingga 35 tahun yang melaporkan tidak berhubungan seks pada tahun sebelumnya.

Orang yang menikah lebih cenderung aktif secara seksual daripada orang yang belum menikah. Pada 2021, hanya sekitar 5% orang menikah di bawah 35 tahun yang melaporkan tidak melakukan hubungan seks dalam satu tahun terakhir, dibandingkan sekitar 29% dari mereka yang tidak pernah menikah.

Akibatnya, jumlah pernikahan yang menurun cenderung mengurangi aktivitas seksual karena orang yang menikah merupakan bagian yang menyusut dari populasi orang di bawah 35 tahun.

Artikel Asli