`Demam emas` di Brasil, Ratusan Rakit Keruk Anak Sungai Amazon

Global | okezone | Published at Kamis, 25 November 2021 - 12:16
`Demam emas` di Brasil, Ratusan Rakit Keruk Anak Sungai Amazon

AUTAZES - Ratusan rakit pengeruk yang dioperasikan penambang emas ilegal memenuhi Sungai Madeira, anak sungai utama Amazon di Brasil, sepanjang ratusan mil, sementara pemerintah pusat dan daerah berselisih tentang siapa yang harus bertanggung jawab untuk menghentikannya.

Armada rakit yang dilengkapi pompa ditambatkan dalam barisan-barisan yang terentang hampir selebar Sungai Madeira. Gumpalan uap terlihat, menunjukkan bahwa mereka sedang mengisap dasar sungai untuk mencari emas.

"Kami hitung jumlah tak kurang dari 300 rakit. Mereka sudah ada di sana sekitar dua pekan dan pemerintah tak melakukan apa pun," kata aktivis Greenpeace Brasil Danicley Aguiar.

'Demam emas' itu, yang dipicu rumor bahwa seseorang telah menemukan emas di sana, dimulai ketika para pemimpin dunia berkumpul di konferensi iklim PBB di Glasgow, di mana Brasil berjanji untuk lebih melindungi hutan hujan Amazon.

Namun Presiden Jair Bolsonaro telah melemahkan penegakan hukum lingkungan sejak berkuasa pada 2019, menutup mata terhadap penyerobotan lahan publik dan tanah adat oleh penebang liar, pemilik ternak dan penambang emas ilegal.

Sungai Madeira mengalir sejauh 3.300 km dari hulunya di Bolivia, melintasi hutan hujan Brasil dan masuk ke Sungai Amazon.

Rakit-rakit pengeruk itu terapung di sepanjang sungai dari wilayah Humaita, di mana aktivitas penambangan emas ilegal meningkat, hingga sejauh 650 km di Autazes, kota kabupaten di tenggara Manaus.

Juru bicara IBAMA, badan perlindungan lingkungan Brasil, mengatakan pengerukan ilegal Madeira merupaan tanggung jawab pemerintah negara bagian Amazonas dan badan lingkungan setempat, IPAAM.

Artikel Asli