Perdana Menteri Perempuan Pertama Swedia Mengundurkan Diri Beberapa Jam Setelah Terpilih

Global | okezone | Published at Kamis, 25 November 2021 - 05:47
Perdana Menteri Perempuan Pertama Swedia Mengundurkan Diri Beberapa Jam Setelah Terpilih

STOCKHOLM - Perdana Menteri (PM) Swedia yang baru terpilih Magdalena Andersson mengumumkan pengunduran dirinya hanya beberapa jam setelah membuat sejarah sebagai perdana menteri wanita pertama di negara itu.

Saya telah mengatakan kepada pembicara bahwa saya ingin mengundurkan diri sebagai perdana menteri, kata Andersson kepada wartawan di Stockholm pada Rabu (24/11/2021) setelah koalisi yang dipimpin oleh Partai Sosial Demokratnya bubar.

Andersson yang berusia 54 tahun dilaporkan mencari dukungan baru setelah Partai Hijau mundur dari koalisi minoritas yang berkuasa setelah kekalahan dalam pemungutan suara anggaran.

Koalisi itu akan memerintah dengan margin dukungan tipis, setelah Andersson terpilih pada Rabu. Lebih banyak suara di parlemen menentang PM baru itu dibandingkan dengan yang mendukungnya.

Dilaporkan 117 anggota parlemen mendukung Andersson, yang sebelumnya menjabat sebagai menteri keuangan Swedia, dan 174 suara menentang. Undang-undang Swedia mengizinkan perdana menteri untuk diangkat dan memerintah selama mayoritas Riksdag, 175 anggota parlemen Swedia, tidak memberikan suara menentang mereka.

Kemenangan Anderrson, yang menjadikan Swedia negara Nordik terakhir yang memiliki kepala negara perempuan, segera diikuti dengan kekalahan legislatif karena Partai Tengah menolak untuk bergabung dengan anggota koalisi lainnya dalam mendukung proposal anggaran pemerintah.

Anggota parlemen malah meloloskan anggaran saingan yang diusulkan oleh tiga partai konservatif, termasuk Demokrat Swedia, demikian diwartakan RT .

Artikel Asli