Gurun Pasir di Australia Banjir, Satu Keluarga Terjebak Berhari-hari di Mobil Karavan

Global | inewsid | Published at Minggu, 14 November 2021 - 14:45
Gurun Pasir di Australia Banjir, Satu Keluarga Terjebak Berhari-hari di Mobil Karavan

SYDNEY, iNews.id - Satu keluarga yang sedang bertualang menggunakan mobil karavan terjebak di tengah gurun Outback Australia akibat hujan deras yang tiba-tiba. Mobil mereka terjebak di lumpur tebal gurun, tak bisa bergerak.

Pihak berwenang memperingatkan, upaya evakuasi terhadap keluarga itu bisa memakan waktu berhari-hari karena lokasi sulit diakses akibat air yang masih tinggi.

Satu keluarga terdiri dari dua orang dewasa dan dua anak-anak itu sedang bertualang melintasi Gurun Simpson saat mobil karavan mereka terjebak lumpur pada Jumat (13/11/2021). Mereka lalu mengirim tanda bahaya karena lokasi mereka berada tak ada sinyal ponsel maupun internet.

Otoritas Keselamatan Maritim Australia (AMSA) terpaksa mengirim telepon satelit dengan diterjunkan dari udara untuk berkomunikasi dengan keluarga karena banjir mengisolasi daerah yang berada sekitar 150 km barat laut kota kecil Oodnadatta itu.

"AMSA melakukan kontak dengan karavan yang terjebak parah sekitar pukul 14.30 (Jumat) dan memastikan tidak ada korban luka dan mereka memiliki persediaan memadai," kata seorang juru bicara AMSA, dikutip dari AFP, Minggu (14/11/2021).

Kepolisian setempat menyatakan, banjir di lokasi memang sudah mereda, namun air sungai yang akan dilintasi masih meluap sehingga keluarga itu belum bisa dievakuasi sampai setidaknya Senin (15/11/2021).

"Karena cuaca terus membaik, kami akan menentukan waktu terbaik untuk mengoordinasikan evakuasi keluarga itu dan kendaraannya," bunyi pernyataan kepolisian.

Badai hebat menyapu Australia baru-baru ini. Kota di tengah gurun Alice Springs pada awal pekan ini bahkan mendapat curah hujan harian tertinggi sejak 2001, mengubah Sungai Todd yang biasanya berdebu menjadi aliran luar biasa.

Beberapa tahun terakhir, Australia mengalami kekeringan, kebakaran hutan, dan banjir dipicu iklim yang semakin ekstrem.

Artikel Asli