Saif Al Islam, Putra Diktator Muammar Khadafi Maju dalam Pemilihan Presiden Libya

Global | inewsid | Published at Minggu, 14 November 2021 - 18:47
Saif Al Islam, Putra Diktator Muammar Khadafi Maju dalam Pemilihan Presiden Libya

TRIPOLI, iNews.id - Putra mantan diktator Libya Almarhum Muammar Khadafi, Saif Al Islam Al Khadafi (49), maju dalam pemilihan presiden (pilpres) yang akan berlangsung pada Desember 2021.

Dalam foto yang beredar di media sosial, Saif Al Islam mengenakan jubah dan sorban tradisional Libya berwarna coklat serta berkacamata menandatangani dokumen di kantor komisi pemilihan umum Kota Sebha.

Seorang pejabat Libya juga mengonfirmasi Saif Al Islam telah resmi mendaftar.

Majunya Saif Al Islam bukan kejutan karena sebelumnya dia merupakan salah satu tokoh paling menonjol ikut dalam pemilu tahun ini. Beberapa calon lain yang juga masuk dalam bursa pilpres adalah komandan militer Khalifa Haftar, Perdana Menteri Abdulhamid Al Dbeibah, dan ketua DPR Aguila Saleh.

Namun pilpres Libya yang akan berlangsung pada 24 Desember dibayangi kegagalan karena masih ada beberapa pihak yang memperdebatkan aturan pemilu serta jadwalnya. Enam pekan menjelang pemilu, belum ada kesepakatan mengenai siapa saja kandidat yang boleh mencalonkan diri.

Namun sebuah pertemuan besar yang digelar di Paris, Prancis, pada Jumat lalu setuju untuk menjatuhkan sanksi kepada siapa pun yang mengganggu atau mencegah pemilu.

Saif Al Islam akan bernostalgia dengan era sebelum ayahnya digulingkan dari kekuasaan lalu terbunuh dalam pemberontakan yang didukung NATO. Tahun ini tepat 1 dekade kekacauan dan kekerasan tersebut. Khadafi ditangkap di Sirte oleh pemberontak pada Oktober 2011 lalu ditembak mati.

Para analis menilai sulit bagi Saif Al Islam untuk bisa melanjutkan kepemimpinan sang ayah. Sebagian besar warga Libya masih terkenang dengan masa pemerintahan keras Khadafi. Selain itu Saif Al Islam serta tokoh-tokoh yang masih setia dengan Khadafi sudah sejak lama keluar dari pemerintahan sehingga akan sulit untuk memobilisasi dukungan massa.

Artikel Asli