Loading...
Loading…
Hasil Uji Klinis Favipiravir: Pasien Corona Bisa Sembuh 2 Kali Lebih Cepat

Hasil Uji Klinis Favipiravir: Pasien Corona Bisa Sembuh 2 Kali Lebih Cepat

Global | inewsid | Kamis, 14 Mei 2020 - 17:02

MOSKOW, iNews.id Uji klinis terhadap favipiravir sebagai obat antivirus corona (Covid-19) menunjukkan hasil positif. Mayoritas pasien yang diberikan obat itu dikatakan bisa sembuh dua kali lebih cepat dibandingkan dengan mereka yang hanya mendapatkan pengobatan standar.

Favipiravir sebagai obat pasien virus corona berada di bawah uji klinis perusahaan farmasi asal Rusia, ChemRar, dengan dukungan dari lembaga Russian Direct Investment Fund (RDIF). Obat itu diklaim memiliki beberapa keuntungan, termasuk secara signifikan mengurangi waktu penyembuhan pasien.

Keunggulan lainnya, adalah ketersediaan obat itu dalam bentuk tablet, sehingga membuatnya lebih mudah digunakan.

Hasil positif pertama dari percobaan akan memfasilitasi izin yang dipercepat dari Kementerian Kesehatan Federasi Rusia untuk mulai menggunakan obat, yang akan memungkinkan pengobatan pasien dengan Favipiravir di seluruh wilayah Rusia, ujar CEO RDIF, Kirill Dmitriev, dalam pernyataan yang dikutip Alarabiyah , Kamis (14/5/2020).

Data yang dikumpulkan menunjukkan, 60 persen dari 40 pasien diuji yang menggunakan favipriavir memperoleh hasil tes negatif Covid-19 setelah lima hari pengobatan. Durasi ini dua kali lebih cepat dari yang dialami para pasien dengan terapi standar.

Sebelumnya, favipriavir atau dalam nama lainnya disebut avigan juga telah diuji di Cina, di mana hasil yang sama juga dicatat. Para regulator dan pakar akan dapat memantau keamanan penggunaan favipiravir (di Rusia) secara daring karena sistem khusus untuk pemantauan pascapendaftaran sedang dikembangkan untuk mereka, bunyi pernyataan itu.

Berbagai obat di seluruh dunia saat ini menjalani pengujian cepat untuk memerangi pandemi corona, yang telah merenggut hampir 300.000 nyawa manusia di seluruh dunia. Otoritas kesehatan di berbagai negara telah menaikkan batas normal pengujian untuk melacak obat yang potensial diadopsi secara luas.

Di AS, obat-obatan termasuk remdesivir dan famotidine telah menunjukkan hasil positif. Sementara kombinasi tiga obat antivirus baru-baru ini terbukti membantu meringankan gejala pasien dalam uji klinis kecil di Hong Kong.

Original Source

Topik Menarik