Bersenjatakan Pedang, Pemerkosa Sandera dan Rudapaksa Seorang Wanita Selama 2 Minggu

Global | sindonews | Published at Minggu, 14 November 2021 - 11:20
Bersenjatakan Pedang, Pemerkosa Sandera dan Rudapaksa Seorang Wanita Selama 2 Minggu

WASHINGTON - Tim SWAT kepolisian Utah, Amerika Serikat (AS) mengakhiri kebuntuan aksi penyanderaan di sebuah rumah secara dramatis. Polisi mengungkapkan seorang seorang wanita telah ditawan selama berminggu-minggu dan mengalami penyiksaan dengan cara yang semakin gila.

Terduga penculik wanita itu, yang diidentifikasi oleh pihak berwenang di West Valley City sebagai Garman Shaun Cunningham yang berusia 50 tahun, sekarang berada di balik jeruji besi dan menghadapi sejumlah dakwaan.

Polisi mengetahui dugaan tindak kejahatan setelah merespons panggilan adanya kekerasan dalam rumah tangga di rumah Cunningham pada Jumat malam. Otoritas keamanan dilaporkan bahwa tersangka menyandera seorang wanita sejak 1 November.

Cunningham dikatakan telah memperkosa wanita itu berulang kali selama hampir dua minggu. Ia juga membuat korban kurang tidur dan menolak untuk membiarkannya minum atau makan.

"Korban yang tidak disebutkan namanya juga mengatakan kepada penyelidik bahwa Cunningham menembak mati wanita lain di depannya dan kemudian membuang mayatnya di tempat yang dirahasiakan," menurut outlet berita lokal KSL-TV, yang mengutip kemungkinan penyebab affidavit, seperti dikutip dari The Daily Beast , Minggu (14/11/2021).

Polisi belum dapat memverifikasi apakah wanita lain dibunuh. Korban dugaan Cunningham belum diidentifikasi, dan masih belum jelas apakah keduanya saling mengenal sebelum penculikan.

Wanita itu menggambarkan mimpi buruk yang dialaminya kepada penyelidik, memberi tahu mereka bahwa Cunningham telah menodongkan pistol ke kepalanya, memotongnya dengan kaca, dan memaksanya untuk minum WD-40.

Stasiun televisi lokal melaporkan Cunningham mencoba melakukan perlawanan ketika polisi pertama kali tiba. Adegan yang menegangkan bahkan membuat polisi memperingatkan penduduk terdekat agar tetap berada di dalam rumah.

Cunningham dikatakan telah menembakkan satu tembakan ke petugas dan melemparkan benda-benda dari jendelanya ke arah mereka sebelum berjalan keluar rumah dengan pedang. Setelah melemparkan pedang dan melarikan diri, akhirnya anjing K-9 polisi menjatuhkannya, meskipun polisi mengatakan dia masih mencoba melawan petugas saat mereka menahannya.

Dia telah dijebloskan ke Penjara Distrik Salt Lake dan didakwa dengan 11 dakwaan, termasuk penculikan dengan cedera yang serius, penyerangan yang menyebabkan cedera yang serius, penembakan, dan penyerangan terhadap polisi.

Artikel Asli