Pasangan Ini Dikecam Usai Gunakan Harimau Liar untuk Pesta `Gender Reveal`

okezone | Global | Published at Kamis, 14 Oktober 2021 - 11:19
Pasangan Ini Dikecam Usai Gunakan Harimau Liar untuk Pesta `Gender Reveal`

DUBAI - Ribuan orang mengecam pasangan suami istri karena menggunakan harimau liar untuk mengungkapkan jenis kelamin bayi mereka di gender reveal party di sebuah pantai di Dubai.

Video itu pun langsung beredar luas dan viral. Video, yang telah dilihat oleh ribuan orang secara online, menunjukkan hewan buas itu mengarahkan pandangannya ke balon bundar di pantai di sebelah hotel Burj Al Arab yang populer.

Dalam rekaman video itu, harimau melompat ke udara dan meletuskan salah satu balon dengan cakarnya untuk mengungkapkan jenis kelamin bayi.

Bubuk merah muda kemudian terlihat beterbangan di udara untuk mengungkapkan kepada calon orang tua yang akan memiliki bayi perempuan.

Namun video kontroversial tersebut telah memicu perdebatan online dengan beberapa pengguna media sosial mempertanyakan apakah tindakan tersebut ilegal.

Seorang warganet yang marah menulis di Instagram.

"Saya muak dengan mentalitas orang-orang yang menganggap ini baik-baik saja, tulisnya.

"Ini bukan sesuatu yang bisa dibanggakan. Hewan-hewan ini bukan hewan peliharaan, tulis yang lain.

"Benar-benar konyol! Sayang sekali! Biarkan hewan liar di alam liar!, terang warganet lainnya.

Kendati demikian, ada juga warganet yang mersa terhibur degan video tersebut. Beberapa pengguna menganggap video itu lucu dan mempertanyakan apakah harimau itu yang akan melahirkan anak.

"Konyol, aneh dan itu perempuan! Tidak yakin aku ingin harimau melakukan itu, tetapi apakah harimau itu yang hamil," komentar pengguna lain.

"Apakah jenis kelamin anak harimau ini terungkap?," tanya warganet lainnya.

Seperti yang dilaporkan Times Now News, baru-baru ini pihak berwenang di Dubai mengeluarkan peringatan dan mengatakan bahwa setiap hewan liar yang dibawa ke lingkungan publik dilarang di bawah undang-undang Emirat,.

Mereka yang bertindak melawan hukum dapat menghadapi hukuman penjara yang panjang hingga enam bulan, seperti yang dilaporkan pada Mei lalu setelah seekor kucing liar berkeliaran.

Artikel Asli