Seorang Pria Membabi Buta Menyerang Warga, Lima Orang Tewas dalam Serangan Busur dan Anak Panah

koran-jakarta.com | Global | Published at Kamis, 14 Oktober 2021 - 08:30
Seorang Pria Membabi Buta Menyerang Warga, Lima Orang Tewas dalam Serangan Busur dan Anak Panah

Lima orang tewas dan dua lagi terluka di Norwegia setelah seorang pria menggunakan busur dan anak panah untuk menyerang mereka. Polisi pertama kali menerima kabar tentang serangan di kota Kongsberg, barat daya ibukota Oslo, sekitar pukul 18:13 waktu setempat.

Kepala Oeyvind Aas mengatakan seorang tersangka telah ditangkap dan tampaknya bertindak sendiri. Polisi akan menyelidiki apakah itu aksi teror, kata seorang juru bicara. Perdana Menteri Erna Solberg mengatakan laporan tentang insiden itu "mengerikan".

"Saya mengerti bahwa banyak orang takut, tetapi penting untuk menekankan bahwa polisi sekarang memegang kendali," katanya dalam konferensi pers, seperti dikutip oleh kantor berita Reuters .

Penyerang dikatakan telah melancarkan serangan di dalam supermarket Coop Extra di sisi barat Kongsberg. Salah satu dari mereka yang terluka adalah seorang petugas polisi yang sedang tidak bertugas yang berada di toko pada saat itu.

Seorang juru bicara rantai kemudian mengkonfirmasi "insiden serius" di toko mereka, menambahkan bahwa tidak ada staf mereka yang terluka secara fisik. Dilaporkan terjadi konfrontasi antara penyerang dan polisi sebelum akhirnya ditahan pada pukul 18:47 waktu setempat.

Seorang saksi mengatakan kepada outlet lokal TV2 bahwa dia telah mendengar keributan dan melihat seorang wanita berlindung, kemudian seorang "pria berdiri di sudut dengan anak panah di bahunya dan busur di tangannya", menurut kantor berita AFP .

"Setelah itu, saya melihat orang-orang berlarian menyelamatkan diri. Salah satunya adalah seorang wanita yang memegang tangan seorang anak," tambahnya.

Petugas juga sedang menyelidiki apakah penyerang menggunakan senjata lain selama insiden itu, kata Kepala Aas kepada wartawan.

Tersangka pindah ke area yang luas, dan pihak berwenang telah menutup beberapa bagian kota. Warga diperintahkan untuk tinggal di dalam rumah sehingga pihak berwenang dapat memeriksa tempat kejadian dan mengumpulkan bukti.

Tersangka kini telah dibawa ke kantor polisi di kota Drammen. Dia masih harus dimintai keterangan. Puluhan kendaraan darurat berada di lokasi, termasuk ambulans, mobil polisi, dan helikopter. Menteri Kehakiman Norwegia Monica Maeland telah diberitahu dan sedang memantau situasi dengan cermat, kata kementerian itu di Twitter.

Direktorat kepolisian negara itu telah memerintahkan semua petugas di seluruh negeri untuk membawa senjata api sebagai tindakan pencegahan ekstra. Biasanya polisi di negara itu tidak bersenjata.

"Polisi sejauh ini tidak memiliki indikasi bahwa ada perubahan tingkat ancaman nasional," kata direktorat itu dalam sebuah pernyataan (dalam bahasa Norwegia).

Artikel Asli