Dubes Adam Tugio Gelar Pameran Batik Di Mall Termewah Islamabad

rm.id | Global | Published at Kamis, 14 Oktober 2021 - 07:48
Dubes Adam Tugio Gelar Pameran Batik Di Mall Termewah Islamabad

Dalam rangka memperingati Hari Batik Nasional 2021, Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI)di Islamabad menggandeng Batik Studio untuk mempromosikan batik di Centaurus Mall, kompleks apartemen terbesar dengan mall termewah di Islamabad, pada 11-13 Oktober 2021.

Bukan hanya mempromosikan batik sebagai produk budaya, pameran itu diharapkan dapat meningkatkan ekonomi dan pariwisata Tanah air. Pameran ini sekaligus menjadi pengantar menjelang kompetisi desain batik motif Pakistan tahun depan.

Acara itu dihadiri duta besar dari negara-negara ASEAN, kalangan diplomatik, perwakilan Kadin Pakistan, hingga pelaku usaha.

Chief Executive Officer (CEO) Batik Studio Mohsin Qamar, mengapresiasi upaya KBRIIslamabad dalam mengenalkan kain khas nusantara.

Saya merasa terhormat dapat bekerja sama mempromosikan batik Indonesia bersama Batik Studio Fashion Store di Pakistan, ucapnya melalui keterangan KBRI Islamabad, kemarin.

Duta Besar (Dubes) Indonesia untuk Pakistan Adam Tugio, dalam sambutannya menyampaikan, Indonesia dan Pakistan memiliki persamaan dalam konteks sejarah, budaya, kuliner hingga busana, serta batik.

Pakistan juga memiliki corak dan motif yang mirip dengan batik namun metode pembuatan yang berbeda, kata Dubes Adam dalam rilis pers yang diterima Selasa (12/10).

KBRI Islamabad berencana mengembangkan promosi batik di Pakistan dengan menyelenggarakan lomba desain batik motif Pakistan. Lomba tersebut akan bekerja sama dengan perguruan tinggi seni dan masyarakat pecinta seni di Pakistan dan stakeholders dari Indonesia.

Kompetisi rencananya di laksanakan pada awal 2022. Siapa saja bisa ikut ajang itu, mulai dari perancang seni, pecinta seni, hingga masyarakat Pakistan.

Pemenang mendapat kesempatan berkunjung ke Indonesia untuk belajar membuat batik di sentrasentra industri batik di Indonesia. Serta dapat kesempatan untuk mencetak hasil karya mereka, tutup Dubes Adam. [ DAY ]

Artikel Asli