Loading...
Loading…
Sekdilu X Rangkul Diplomat Muda Lewat Talkshow Untaian Nada

Sekdilu X Rangkul Diplomat Muda Lewat Talkshow Untaian Nada

Global | rm.id | Senin, 11 Oktober 2021 - 09:33

Para diplomat senior Kemlu yang merupakan alumni Sekolah Dinas Luar Negeri (Sekdilu) Angkatan X akan menyelenggarakan talkshow virtual pada 16 Oktober mendatang. Acara bincang itu akan dimeriahkan sajian musik. Acara ini sebagai momentum untuk melakukan refleksi bagi para alumnus siswa Sekdilu Angkatan X (SSX) tahun 1984, dan pengabdian mereka selama 37 tahun di Kementerian Luar Negeri (Kemlu).

Duta Besar (Dubes) Indonesia untuk Swedia dan Latvia (2016 - 2020) Bagas Hapsoro berharap, acara ini bermanfaat bagi masyarakat. Terutama peminat hubungan internasional serta bagi pengembangan profesionalisme diplomat-diplomat muda.

Talkshow akan menghadirkan Dr Hassan Wirajuda (mantan Menteri Luar Negeri) dan Dubes Soemadi Brotodiningrat selaku senior dan mentor SSX. Mereka akan sharing dan menyampaikan pesan kepada kaum muda yang ingin terjun di bidang diplomasi.

Beberapa posisi penting di Departemen Luar Negeri yang pernah dipegang Hassan Wirajuda adalah Direktur Organisasi Internasional (19931997). Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh untuk Republik Mesir merangkap Djibouti (19971998). Duta Besar/Wakil Tetap Republik Indonesia untuk PBB dan organisasi-organisasi internasional lainnya di Jenewa, Swiss (Desember 1998Juli 2000).

Saat berada di Jenewa, ia ditunjuk menjadi juru runding utama mewakili pemerintah Indonesia dalam dialog dengan perwakilan Gerakan Aceh Merdeka yang difasilitasi Yayasan Henry Dunant. Kedua pihak, akhirnya, meneken nota kesepakatan damai pada 15 Agustus 2005.

Negosiasi untuk resolusi konflik bukan hal yang baru bagi Hassan. Pada 1993-1996, ia menjadi fasilitator/ketua komite gabungan untuk proses perdamaian antara Pemerintah Filipina dan Front Pembebasan Nasional Moro yang berujung pada penandatanganan perjanjian damai pada September 1996.

Dubes Soemadi juga unya karier yang panjang dan cemerlang di Departemen Luar Negeri RI. Ia mulai mengabdi sejak 1965. Ia juga pernah menjabat sebagai Duta Besar untuk Jepang dan Mikronesia (1998-2002) dan Duta Besar untuk Amerika Serikat (2002-2005).

"Acara ini mendasari spirit semangat untuk tetap dalam kebersamaan yang berkelanjutan," terang Dubes Hapsoro.

Dalam perbincangantersebut dijadwalkanjuga penghormatan kepada anggota SSX yang telah meninggal dengan menampilkan karya lagu dan puisi SSX. [ MEL ]

Original Source

Topik Menarik