Pemindai MRI Paling Kuat di Dunia Menghasilkan Gambar Pertamanya

koran-jakarta.com | Global | Published at Minggu, 10 Oktober 2021 - 19:25
Pemindai MRI Paling Kuat di Dunia Menghasilkan Gambar Pertamanya

PARIS - Pemindai Pencitraan resonansi magnetik (Magnetic Resonance Imaging/MRI)paling kuat di dunia, yang dapat memiliki implikasi mendalam untuk mendiagnosis penyakit neurologis, telah memberikan gambar pertamanya dari sebuah labu.

Dinamai "Iseult", mesin ini merupakan hasil dari penelitian dan kemitraan lebih dari 20 tahun antara Komisi Energi Atom (CEA) Prancis, dan pabrikan Jerman Siemens-Healthineers.

Menurut insinyur dan manajer proyek di balik pemindai MRI baru,Ccile Lerman, mesin itu akan memungkinkanmempelajari struktur otak dengan cara yang lebih baik.

Mengapa gambar labu dan bukan otak manusia? "Ini (labu) memiliki diameter yang sama dengan otak, struktur internal yang menarik dan kompleks, dengan biji-bijian dan bagian berserat, dan kemudian itu adalah musim yang tepat," kata Lerman, baru-baru ini.

Seperti dikutip dari Euronews , sebelum mendapatkan lampu hijau dari otoritas kesehatan untuk pemeriksaan subjek manusia sukarela, pertama-tamamesinakan membutuhkan penyesuaian yang cermat, dan tes akhir instrumen selamaberbulan-bulan.

Bagaimana cara kerjanya?

Mesin ini berbeda dengan standar biasa, memiliki puncak lonjakan dayanya pada 11,7 Tesla (T), dibandingkan dengan 3 T untuk mesin pemeriksaan biasa. Itu setara dengan 230.000 kali medan magnet Bumi.

Dikenakan medan magnet yang kuat, inti molekul menjadi terpolarisasi, seperti jarum kompas oleh medan magnet bumi.

Emisi medan yang lebih lemah akan mengganggu urutan ini dan, tergantung pada frekuensi sinyal, memungkinkan untuk mengkarakterisasi dan menemukan jenis jaringan yang diamati. Perhitungan kemudian mengubah data ini menjadi gambar.

Butuh waktu enam tahun untuk memproduksi magnet dan merakit ribuan kilometer paduan niobium-titanium langka yang membentuk kumparan 45-ton mesin yang sangat besar. Magnet itu sendiri dipertahankan pada suhu mendekati nol mutlak pada -271 derajat Celcius, berkat ribuan liter helium cair. Proses semacam itu membantu menghilangkan hambatan apa pun terhadap aliran arus listrik di koilnya.

Seluruh magnet, yang beratnya 132 ton, ditempatkan dalam sebuah silinder dengan panjang 5 meter dan diameter5 meter.

"Ini adalah prestasi teknologi karena kami telah mendorong ke batas teknik dan bahan yang berbeda, tetapi juga mengembangkan teknologi perhitungan baru untuk menghasilkan gambar," kata insinyur dan manajer proyek untuk bagian magnetik dari MRI baru,Lionel Quettier.

Menurut Quettier, Iseult adalah "pencitra paling efisien di dunia". Ini telah menjadi bintang baru di NeuroSpin, pusat penelitian pencitraan otak CEA, yang terletak di Saclay dekat Paris, yang dipimpin oleh ahli saraf, Stanislas Dehaene. Pusat tersebut sudah memiliki mesin-mesin canggih, dengan MRI pada 7 T, dan bahkan 17 T yang dapat menampung hewan kecil.

Tetapi Iseult akan menjadi MRI paling kuat yang mampu menampung tubuh manusia berkat "terowongan" 90 centimeter yang terbuka. Mesin ini dapat memghasilkan resolusi gambar di bawah setengah milimeter, lompatan maju di bidang medis yang akan memungkinkan "untuk melangkah lebih halus dalam resolusi struktur spasial" otak.

Hasilnya dapat membantu untuk lebih memahami anatomi otak tetapi juga bagaimana fungsinya selama tugas-tugas kognitif. Penyakit neurodegeneratif seperti Parkinson dan Alzheimer, serta kondisi kejiwaan seperti gangguan bipolar atau vaskular dapat dicegah jika ditemukan tepat waktu dengan mesin ini.

Artikel Asli