90 Persen Orang Dewasa Telah Divaksin Penuh 9 Bulan Dikunci, Malaysia Izinkan Perjalanan Antar Negara Bagian Mulai Besok

rm.id | Global | Published at Minggu, 10 Oktober 2021 - 15:57
90 Persen Orang Dewasa Telah Divaksin Penuh 9 Bulan Dikunci, Malaysia Izinkan Perjalanan Antar Negara Bagian Mulai Besok

Mulai Senin (11/10) besok, Malaysia mengizinkan warganya untuk melakukan perjalanan antar negara bagian. Kebijakan ini dijalankan, setelah cakupan orang dewasa yang telah divaksin penuh di negara tersebut, tembus 90 persen.

"Alhamdulillah, menurut laporan Kementerian Kesehatan, tingkat vaksinasi untuk populasi orang dewasa di bawah Rencana Imunisasi Nasional (PICK) Covid-19 telah mencapai 90 persen," kata PM Ismail Sabri dalam konferensi pers pada Minggu (11/10) sore, seperti dikutip Channel News Asia .

"Karena itu, pemerintah mengizinkan warga Malaysia yang telah divaksinasi lengkap untuk bepergian antar negara bagian tanpa harus mengajukan izin polisi mulai besok, Senin, 11 Oktober," tambahnya.

Sekadar latar, Malaysia memberlakukan larangan perjalanan antar negara bagian, sejak awal Januari 2021. Sebagai bagian dari penanganan pandemi Covid-19, di tengah lonjakan kasus positif.

Larangan itu berlaku hampir sepanjang tahun, karena kasus positif di Malaysia menunjukkan tren meningkat. Namun, larangan tersebut akhirnya dicabut, setelah 90 persen populasi orang dewasa di Malaysia telah divaksin penuh.

"Ini adalah kunci untuk menghidupkan kembali sektor pariwisata domestik, serta memungkinkan warga Malaysia yang terpisah dengan keluarga, untuk bersatu kembali dengan keluarga mereka," kata Ismail Sabri kepada wartawan lokal, pekan lalu.

September 2021, pemerintah Malaysia telahmeluncurkan bubble travel untuk Langkawi, yang merupakan tempat wisata kepulauan,sebagai proyek percontohan untuk membuka kembali perjalanan domestik.

Destinasi lain seperti Melaka, Kepulauan Tioman, dan Dataran Tinggi Genting akan menyusul.

Kasus harian di Malaysia kini menunjukkan tren menurun sejak 3 Oktober 2021, dengan jumlah kasus baru di bawah angka 10 ribu.

Sampai saat ini, kasus positif di Malaysia telah mencapai angka 2,3 juta. Sedangkan kasus kematiannya, telah melebihi 27ribu. [HES]

Artikel Asli