Terungkap, Segini Jumlah Hulu Ledak Senjata Nuklir Milik Amerika

Global | inewsid | Published at Rabu, 06 Oktober 2021 - 15:59
Terungkap, Segini Jumlah Hulu Ledak Senjata Nuklir Milik Amerika

WASHINGTON, iNews.id - Departemen Luar Negeri (Deplu) Amerika Serikat (AS), Selasa (5/10/2021), merilis jumlah hulu ledak nuklir yang dimiliki negara itu. Ini merupakan pengungkapan pertama kali sejak 4 tahun atau setelah mantan Presiden Donald Trump menyembunyikan datanya.

Disebutkan, hingga 30 September 2020, militer AS memiliki 3.750 hulu ledak nuklir aktif dan tidak aktif, turun 55 unit dibandingkan pada 2019 dan 72 unit dibandingkan pada 2017.

Angka persediaan hulu ledak nuklir AS saat ini merupakan yang terendah sejak mencapai puncaknya saat Perang Dingin dengan Uni Soviet pada 1965, yakni mencapai 31.255 unit.

Deplu AS mengungkap data itu di tengah upaya pemerintahan Presiden Joe Biden untuk memulai kembali pembicaraan kendali senjata dengan Rusia setelah terhenti di bawah pemerintahan Trump.

"Meningkatkan transparansi mengenai cadangan nuklir merupakan bagian penting bagi upaya nonproliferasi dan pelucutan senjata," bunyi pernyataan Deplu AS, dikutip dari AFP, Rabu (6/10/2021).

Di pemerintahannya Trump juga keluar dari pakta penting lainnya dengan Rusia yakni New Start Treaty. Kesepakatan ini membatasi jumlah hulu ledak nuklir kedua negara. Berhentinya kesepakatan bisa memicu perlombaan hulu ledak nuklir di kedua pihak.

Joe Biden mengusulkan perpanjangan New Start Treaty hingga 5 tahun mendatang dan disetujui mitranya dari Rusia, Vladimir Putin. Kesepakatan ini membatasi 1.550 jumlah hulu ledak nuklir yang dapat digunakan kedua negara.

Sebelumnya Trump juga menarik AS keluar dari perjanjian Intermediate-Range Nuclear Forces (INF) dengan Rusia. Trump ingin kesepakatan dibuat yang baru dengan melibatkan negara lain yang juga memproduksi rudal seperti China.

Berdasarkan data Institut Penelitian Perdamaian Internasional Stockholm pada Januari 2021, jumlah hulu ledak yang dimiliki AS, termasuk yang sudah tak digunakan, 5.550 unit. Sementara itu Rusia memiliki 6.255, China 350, Inggris 225, dan Prancis 290 hulu ledak.

India, Pakistan, Israel, dan Korea Utara secara gabungan memiliki sekitar 460 hulu ledak nuklir.

Artikel Asli