Saling Tembak dengan Pengedar Ganja, Agen DEA Amerika Tewas

Global | inewsid | Published at Rabu, 06 Oktober 2021 - 11:46
Saling Tembak dengan Pengedar Ganja, Agen DEA Amerika Tewas

PHOENIX, iNews.id - Seorang agen Drug Enforcement Administration (DEA) Amerika Serikat (AS) tewas tertembak saat merazia barang bawaan penumpang. Dia ditembak oleh pemuda yang diketahui memiliki mariyuana dan senjata api.

Michael Garbo, yang juga dipanggil Mike tewas tertembak pada Senin (4/10/2021). Atas petunjuk Amtrak, satuan tugas regional agen DEA dan polisi Tucson merazia barang bawaan penumpang kereta untuk mencari uang, senjata, atau obat-obatan terlarang.

Amtrak merupakan layanan dari National Railroad Passenger Corporation, sebuah perusahaan semi-pemerintah yang memberikan layanan kereta api penumpang antarkota di AS.

Juru bicara Amtrak, Jason Abrams melaporkan, The Sunset Limited di kereta 2 membawa 137 penumpang dan 11 awak. Kereta ini melakukan perjalanan dari Los Angeles ke New Orleans.

Kereta tiba di stasiun pusat Kota Tucson Senin pukul 07.40 waktu setempat. Penembakan terjadi sekitar 20 menit kemudian dan membuat penumpang panik berlarian.

DEA melaporkan, seorang agen DEA yang lain dan perwira Tucson juga beberapa kali tertembak. Sementara seorang tersangka tewas.

Pada Selasa (5/10/2021), kondisi agen dan petugas itu stabil. Sementara itu pihak berwenang belum merilis identitas mereka.

Dilansir dari AP, penembakan bermula saat seorang petugas melihat pria berusia 20-an di tingkat atas salah satu gerbong kereta meninggalkan ransel dan dua tas. Ketika ditanya, pria yang bernama Devonte Okeith Mathis membantah jika tas-tas tersebut miliknya.

Petugas memindahkan mereka ke peron kereta untuk pemeriksaan lebih lanjut.Pada saat yang sama, Garbo dan agen DEA lainnya berbicara dengan orang kedua di baris yang sama dengan Mathis.

Mereka semua pergi ke peron di mana para agen diberi izin untuk menggunakan anjing pelacak narkoba untuk memeriksa beberapa tas lainnya. Orang kedua itu pun kembali ke kereta.

Saat petugas yang menanyai Mathis menemukan dua paket besar ganja di dalam ransel, dia memberi tahu Garbo dan agen lainnya.

Garbo dan rekan agennya kembali ke kereta untuk berbicara dengan tersangka kedua. Saat itu lah, Garbo dan rekannya mulai mendapat serangan.

Garbo dinyatakan meninggal sementara agen kedua dilarikan ke rumah sakit. Seorang polisi juga luka tembak dalam insiden itu.

Beberapa petugas tambahan segera memberi bantuan. Mathis ditembus timah panas setelah menembaki polisi.

"Tersangka ditemukan tewas di toilet kereta api," kata Polisi Tucson.

Mathis ditangkap dan menghadapi tuduhan federal karena secara sadar dan sengaja memiliki dengan maksud untuk mendistribusikan kurang dari 50 kilogram campuran atau zat yang mengandung jumlah ganja.

Surat perintah penggeledahan untuk tas miliknya mengungkapkan, ada 2,4 kilogram mariyuana mentah, 50 paket berisi masing-masing 3,5 gram mariyuana yang dapat dimakan serta produk ganja lainnya.

Tidak ada penumpang atau awak kereta yang cedera dalam peristiwa ini.

Artikel Asli