Loading...
Loading…
Virus Corona Melambat, Bangkok Berencana Buka Kembali Tempat Usaha

Virus Corona Melambat, Bangkok Berencana Buka Kembali Tempat Usaha

Global | okezone | Rabu, 29 April 2020 - 16:39

BANGKOK Pemerintah Kota Bangkok berencana mencabut aturan pembatasan yang memungkinkan beberapa layanan bisnis, seperti mal, pasar dan salon rambut, dibuka kembali dalam kondisi tertentu, karena kasus virus corona melambat.

The Bangkok Post, mengutip Centre for Covid-19 Situation Administration (CCSA), melaporkan bahwa layanan bisnis tertentu akan diizinkan dibuka kembali pada bulan Mei.

Juru Bicara CCSA Taweesilp Visanuyothin menjelaskan bisnis-bisnis yan akan dibuka yakni layanan bisnis yang memiliki risiko rendah penularan penyakit.

Situasi akan dinilai setiap 14 hari. Visanuyothin menambahkan jika wabah berlanjut, layanan bisnis akan segera ditutup.

Juru Bicara Administrasi Sipil Pongsakorn Kwanmuang mengatakan meski ada pelonggaran situasi tidak akan normal seperti sebelumnya.

Ia mengatakan bahwa pasar, lapangan olahraga, taman umum, fasilitas medis, dan lapangan golf adalah beberapa tempat akan dibuka kembali.

"Semua kegiatan di tempat-tempat ini akan diatur," katanya mengutip Strait Times, Rabu (29/4/2020).

Pada Selasa, virus corona kasus di Thailand menginfeksi 2.938 orang, 54 kematian, dan 2.652 pasien telah pulih.

Jumlah tersebut sesuai dengan tren kasus baru yang lebih sedikit, turun dari minggu lalu di mana lebih dari 100 tercatat setiap hari.

Perpanjang masa darurat

Perdana Menteri Thailand Prayut Chan-o-cha mengumumkan pada Selasa, 28 April, untuk memperpanjang keadaan darurat selama sebulan hingga 31 Mei, meski ada penurunan kasus virus corona di negara itu dalam beberapa minggu terakhir.

"Perlu perpanjangan. aturan pergerakan tetap sama, sementara pembatasan lainnya akan dikurangi," kata Prayut mengutip Strait Times, Rabu (29/4/2020).

Thailand dalam keadaan darurat pada 26 Maret, memberikan kuasa kepada pemerintah untuk menerapkan jam malam.

Jam malam berlaku dari 10 malam hingga 4 pagi dan pembatasan perjalanan masuk tetap berlaku.

Meski ada perpanjangan keadaan darurat, pemerintah PM Prayut tetap meliburkan Hari Buruh pada tanggal 1 Mei, Hari Penobatan pada 4 Mei, Hari Waisak pada tanggal 6 Mei dan Hari Upacara Pembajakan Kerajaan pada tanggal 11 Mei.

Sementara tahun baru tradisional Thailand "Songkran", yan dirayakan pada 13-15 April, sudah dibatalkan pada tahun ini.

Meminta kerja sama masyarakat tinggal di rumah untuk menghentikan penyebaran. Tolong jangan bepergian ke provinsi lain dan berkumpul atau bergabung dalam kegiatan yang berisiko, kata juru bicara pemerintah Narumon Pinyosinwat.

Sebagian besar wilayah di Thailand telah lockdown sebagian. Banyak mal, restoran, dan berbagai tempat hiburan dan olahraga ditutup sejak pertengahan Maret.

Ratusan orang telah ditangkap setiap hari karena melanggar keputusan darurat, termasuk melanggar jam malam dan larangan pertemuan publik. Mereka menghadapi hukuman maksimal dua tahun penjara.

"Tolong jangan melanggar keputusan darurat. Itulah yang membuat kita aman sampai hari ini," kata PM Prayut.

Original Source

Topik Menarik