Loading...
Loading…
Horor, Peti Berisi Jasad dari Permakaman Terdampar di Taman Rumah Warga akibat Disapu Banjir

Horor, Peti Berisi Jasad dari Permakaman Terdampar di Taman Rumah Warga akibat Disapu Banjir

Global | inewsid | Minggu, 26 September 2021 - 13:06

IRONTON, iNews.id - Peti-peti mati berisi jasad manusia masih berserakan di Ironton, Louisiana pasca-banjir akibat Badai Ida melanda kawasan tersebut empat pekan lalu.

Beberapa di antaranya seperti sepasang peti mati berisi jasad ayah dan anak perempuan. Keduanya terdampar di sebelah kebun milik seseorang.

MailOnline melaporkan, satu peti mati secara tragis juga ditemukan terbalik. Brankas makan seberat ribuan pon hanyut hampir tiga ribu kaki dari tempat awalnya dan berakhir tepat di depan gereja.

Pendeta Haywood Johnson, dari St Paul Missionary Baptist Church di Ironton mengatakan, warga belum membereskan peti-peti mati itu saat ini. Mereka masih berusaha bangkit pasca-badai dan banjir.

Peti-peti mati di kawasan New Orleans biasanya diletakkan dalam sebuah branngkas makam di atas tanah. Ini dilakukan karena permukaan air tanah di kawasan itu tinggi. Saat badai menghantam, banyak brangkas turut tersapu sehingga peti-peti mati keluar berserakan.

Kini, pendeta Johnson juga masih berusaha mencari peti mati milik ibu, paman, dan saudara perempuannya.

"Salah satu hal yang mengganggu, saya adalah orang yang mengubur sebagian besar orang-orang yang meninggal itu. Kini rasanya seperti menarik perban dari luka," katanya.

Baca Juga :
Mayat-mayat Korban Corona di Jalanan, Kota di Ekuador Krisis Peti Mati

Dilansir dari Daily Star , pencarian peti mati yang hilang semakin sulit akibat lumpur dan rumput tinggi serta ular.

Ketua Gugus Tugas Tanggap Pemakaman Louisiana, Ryan Seidemann telah mengunjungi Ironton untuk meninjau langsung kondisi permakaman dan menyiapkan hal-hal yang diperlukan untuk memulihkan semua peti mati yang hilang. Dia memperkirakan ada 30-50 peti mati terlantar selama banjir.

"Beberapa peti mati sangat berat dan tidak akan dapat dilakukan tanpa alat berat," katanya.

Original Source

Topik Menarik