Gawat, Jumlah Kematian Akibat Covid-19 di AS Menyamakan Pandemi Flu Spanyol

Global | koran-jakarta.com | Published at Selasa, 21 September 2021 - 16:05
Gawat, Jumlah Kematian Akibat Covid-19 di AS Menyamakan Pandemi Flu Spanyol

Ribuan orang Amerika Serikat meninggal usai terkena Covid-19. Keadaannya sama seperti korban pandemi flu Spanyol di AS tahun 1918-1919, dengan total sekitar 675.000.

Jumlah populasi AS selama seabad yang lalu hanya sepertiga dari populasi saat ini, yang berarti flu memotong jauh lebih besar dan lebih mematikan di seluruh negeri.

Meski begitu, Virus Corona mungkin tidak akan pernah sepenuhnya hilang dari tengah-tengah kita. Sebaliknya, para ilmuan berharap itu menjadi serangan musiman ringan karena kekebalan manusia menguat melalui vaksinasi dan infeksi berulang. Itu bisa memakan waktu. Demikian dikutip dari laman AP News , Selasa (21/9/2021).

"Kami berharap ini seperti masuk angin, tetapi tidak ada jaminan," kata ahli biologi Universitas Emory Rustom Antia, yang menyarankan skenario optimis di mana ini bisa terjadi selama beberapa tahun.

Sampai saat ini, pandemi Covid-19 masih membuat Amerika Serikat dan bagian dunia lainnya mengalami kesulitan.

Kenaikan infeksi yang disebabkan oleh Varian Delta mungkin telah memuncak, kematian AS rata-rata mencapai lebih dari 1.900 sehari, level tertinggi sejak awal Maret 2021.

Total korban keseluruhan AS itu mencapai 675.000 pada Senin (20/9/2021), menurut penghitungan Universitas Johns Hopkins, meskipun jumlah sebenarnya diyakini lebih tinggi.

Musim dingin dapat membawa gelombang baru, dengan model berpengaruh Universitas Washington memproyeksikan 100.000 atau lebih orang Amerika akan meninggal karena COVID-19 pada 1 Januari 2022, yang akan menjadikan jumlah korban keseluruhan Amerika Serikat menjadi 776.000.

Pandemi influenza 1918-19 menewaskan 50 juta korban secara global pada saat dunia memiliki seperempat populasi seperti sekarang.

Sementara kematian global akibat COVID-19 sekarang mencapai lebih dari 4,6 juta.

Artikel Asli