Korut Ikut Buka Suara Soal Kesepakatan Kapal Selam Nuklir Australia, Peringatkan AS

Global | okezone | Published at Selasa, 21 September 2021 - 08:40
Korut Ikut Buka Suara Soal Kesepakatan Kapal Selam Nuklir Australia, Peringatkan AS

SEOUL - Korea Utara pada Senin (20/9/2021) memperingatkan bahwa Amerika Serikat (AS) telah meningkatkan risiko terciptanya kompetisi pengembangan senjata nuklir yang berbahaya dengan menyediakan teknologi kapal selam kepada Australia. Negara tersebut juga mengkritik "standar ganda" AS dan bersumpah akan melakukan tindakan balasan.

Pekan lalu, AS menyepakati kemitraan keamanan trilateral baru yang melibatkan Inggris untuk memberikan bantuan teknologi ke Australia untuk membangun setidaknya delapan kapal selam bertenaga nuklir.

Korea Utara bergabung dengan China dalam mengecam keputusan AS sebagai "keputusan yang tidak bertanggung jawab" yang menghancurkan perdamaian dan stabilitas regional dan upaya non-proliferasi global.

"Ini adalah tindakan yang sangat tidak diinginkan dan berbahaya yang akan mengganggu keseimbangan strategis di kawasan Asia-Pasifik dan memicu rantai perlombaan senjata nuklir," kata Kementerian Luar negeri Korea Utara yang disiarkan oleh kantor berita resmi KCNA .

Korea Utara mengkritik "sikap kesepakatan ganda" Washington, dengan memilih pernyataan juru bicara Gedung Putih Jen Psaki bahwa mereka tidak mencari konflik dengan China, tetapi keputusannya adalah untuk menopang keamanan regional.

Komentar Psaki menandakan "bahwa negara mana pun dapat menyebarkan teknologi nuklir jika itu untuk kepentingannya, dan ini menunjukkan bahwa AS adalah pelaku utama yang menggulingkan sistem non-proliferasi nuklir internasional," kata kementerian itu.

"Ini adalah tindakan yang sangat tidak diinginkan dan berbahaya yang akan mengganggu keseimbangan strategis di kawasan Asia-Pasifik dan memicu rantai perlombaan senjata nuklir," kata Kementerian Luar negeri Korea Utara yang disiarkan oleh kantor berita resmi KCNA .

Korea Utara mengkritik "sikap kesepakatan ganda" Washington, dengan memilih pernyataan juru bicara Gedung Putih Jen Psaki bahwa mereka tidak mencari konflik dengan China, tetapi keputusannya adalah untuk menopang keamanan regional.

Artikel Asli