Pengidap Jantung Meninggal usai Ditolak 43 RS karena ICU Kepenuhan Pasien Covid

inewsid | Global | Published at 15/09/2021 11:50
Pengidap Jantung Meninggal usai Ditolak 43 RS karena ICU Kepenuhan Pasien Covid

MONTGOMERY, iNews.id Kisah pria pengidap jantung di AS ini bikin pilu. Dia meninggal dunia setelah 43 rumah sakit menolaknya lantaran ruang perawatan intensif (ICU) yang mereka miliki sudah kepenuhan pasien Covid.

Pria bernama Ray Martin DeMonia itu awalnya berada di salah satu rumah sakit di Negara Bagian Alabama. Namun, karena kondisinya memburuk, dia pun harus dipindahkan ke ICU khusus jantung.

Staf RS setempat lantas mencoba menghubungi 43 rumah sakit di tiga negara bagian (setara provinsi di Indonesia) lainnya di Amerika Serikat, dengan harapan bisa menemukan tempat tidur untuk DeMonia. Pasalnya, ruang ICU di semua RS Alabama sendiri sudah dipenuhi ratusan pasien Covidyang kebanyakan adalah orang-orang yang tidak divaksinasi.

DeMonia akhirnya dipindahkan ke Kota Meridian yang terletak di Negara Bagian Mississippi, tetangga Alabama. Kota tersebut berjarak 274 km dari Cullman, kota asal lelaki itu.

Namun sayang, pedagang barang antik itu akhirnya meninggal dunia pada 1 September lalu di usia 73 tahun, karena penyakit jantung yang diidapnya. Menurut catatan, DeMonia belum pernah divaksinasi Covid-19.

Untuk menghormati Ray, (kami mengingatkan kepada pembaca semua) silakan divaksinasi jika belum divaksinasi, tulis keluarganya dalam obituari DeMonia, dikutip Associated Press , Selasa (15/9/2021).

Menurut pihak keluarga, mendiang pria itu tidak ingin orang-orang lain mendapatkan pengalaman serupa dengan yang dia alami.

Selama berminggu-minggu, keterisian RS dan ICU di Alabama mengalami lonjakan. Sebagian besar pasien di sana adalah orang-orang yang tidak divaksinasi Covid. Akibatnya, negara bagian itu semakin kesulitan untuk memindahkan pasien yang membutuhkan perawatan khusus ke fasilitas lainny.

Setiap hari, rumah sakit berusaha mencari tempat untuk memindahkan pasien, dan itu sangat sulit. Di Alabama, ada saja pasien yang harus dipindahkan ke negara-negara bagian lain seperti Georgia, ke Kentucky, atau ke Florida, ungkap Ketua Asosiasi Rumah Sakit Alabama, Dr Don Williamson.

Menurut data yang dihimpun Asosiasi Rumah Sakit Alabama per Senin (13/9/2021) lalu, terdapat 2.474 pasien Covid-19 yang dirawat di seluruh rumah sakit di negara bagian itu. Sebanyak 86 persen dari mereka tidak pernah divaksinasi Covid.

Hampir setengah dari total tempat tidur ICU di Alabama, atau sebanyak 772 tempat tidur, ditempati oleh pasien Covid-19. Ketika negara bagian itu mengalami lonjakan pasien, beberapa rumah sakit terpaksa mengubah ruang perawatan lain menjadi ICU. Pasien yang biasanya dirawat di bangsal ICU, kini malah dirawat di ruang gawat darurat, tempat tidur biasa, atau bahkan brankar yang ditinggalkan di lorong.

Pada Senin lalu, Alabama merawat sebanyak 1.562 pasien ICU. Sebanyak 1.551 di antaranya menempati tempat tidur ICU khusus.

Artikel Asli