Peringatan Tragedi 9/11, Rusia Sebut Terorisme Sebagai Ancaman Bersama

okezone | Global | Published at 13/09/2021 09:02
Peringatan Tragedi 9/11, Rusia Sebut Terorisme Sebagai Ancaman Bersama

RUSIA - Duta Besar Rusia untuk Amerika Serikat (AS) Anatoly Antonov mengirim pesan khusus kepada mereka yang menghadiri acara peringatan untuk para korban 9/11 di peringatan Tear of Grief, yakni ikut merasakan kesedihan atas hilangnya nyawa yang tragis dialami oleh kedua negara.

Sejumlah acara peringatan telah diadakan selama akhir pekan menandai peringatan 20 tahun serangan teroris 11 September 2001 yang menewaskan hampir 3.000 orang dan mendorong upaya militer di Afghanistan, yang baru saja berakhir.

Pada Minggu (12/9), sebuah acara diadakan di New Jersey di monumen Tear of Grief, yang dibuat oleh pematung Rusia Zurab Tsereteli. Responden pertama dari News Jersey dan New York hadir, serta karyawan Konsulat Jenderal Rusia dari New York, dan banyak lainnya. Antonov berbagi pesan dengan mereka yang hadir, mengatakan Rusia telah merasakan "solidaritas" dengan kesedihan AS atas hari itu selama 20 tahun terakhir.

Presiden Rusia Vladimir Putin adalah pemimpin dunia pertama yang menelepon rekan Amerika-nya, George W. Bush, setelah serangan teroris itu, terang Antonov.

Dia mencatat bahwa di antara para korban 9/11, beberapa adalah orang Rusia dan imigran dari bekas Uni Soviet.

Antonov menyebut terorisme sebagai ancaman global bersama dan tampaknya melawan sentimen anti-Rusia saat ini yang dipegang oleh beberapa orang di lembaga politik AS.

Artikel Asli