Bocah 1 Tahun Diculik untuk Tumbal Roh Hutan, Ditemukan Sendirian di Gua

inewsid | Global | Published at 09/09/2021 09:07
Bocah 1 Tahun Diculik untuk Tumbal Roh Hutan, Ditemukan Sendirian di Gua

BANGKOK, iNews.id - Seorang bocah perempuan 1 tahun yang hilang ditemukan masih hidup di sebuah gua Thailand, Rabu (8/9/2021). Dia diculik oleh seseorang yang akan menjadikannya sebagai tumbal untuk roh hutan.

Korban, Pornsiri Wongsilarung, diculik dari luar rumahnya di desa terpencil Provinsi Chiang Mai pada 5 September lalu. Otoritas mengerahkan ratusan polisi dan tim SAR serta relawan lain dibantu anjing pecalak untuk mencari perempuan yang akrab disapa Gina itu. Bahkan tim penyelam juga disiagakan.

Keesokan hari petugas menangkap pelaku berkebangsaan Myamnar, Siew (44), yang juga teman ayah korban. Dari penangkapan Siew itulah kebaradaan Gina terungkap.

Siew mengaku telah menculik anak itu dan meninggalkannya di sebuah gubuk kayu di gua sekitar 3,6 kilometer dari rumah. Gina ditinggal sendiri oleh pelaku selama 3 hari sebelum diselamatkan pada Rabu sore.

Saat ditemukan korban hanya mengenakan kaus yang kemudian dibawa ke rumah sakit. Tampak luka bekas gigitan serangga pada tubuhnya, namun kondisinya stabil.

Sementara itu Siew menjelaskan dia menculik Gina karena mendapat bisikan gaib.

"Roh hutan menyuruh saya mengorbankan seorang anak untuk hantu. Jadi saya membawa Gina dan meninggalkannya di depan gua. Saya tidak membunuhnya," katanya, dikutip dari Daily Star, Kamis (9/9/2021).

Dia beraksi menculik Gina saat ibunya, Malee Pasee (23), memasak di dapur sementara ayahnya Suriya Wongsilaruang (43) membuang sampah yang jaraknya cukup jauh. Gina sedang sedang bermain di depan rumah saat dibawa kabur.

Malee menyadari putrinya hilang setelah tak ada sautan saat dipanggil. Tetangga mengatakan mereka terakhir melihat anak itu berjalan bersama seseorang dari rumah.

"Saya berdoa sepanjang siang dan malam agar anak saya pulang dengan selamat. Saya sangat senang dia masih hidup," kata Malee.

Pejabat kepolisian Thailand Pichet Chiranantasin mengatakan ada dugaan pelaku menggunakan narkoba karena tak stabil dan sering mengigau.

"Kami telah memintai keterangan pria Myanmar itu sepanjang malam. Dia tampak bingung dan mungkin menggunakan narkoba. Dia mengaku menculik anak itu dan meninggalkannya di gua," ujarnya.

Artikel Asli