Pemerintah AS: Menilai Taliban dengan Tindakannya, Bukan Cuma Kata-Kata

okezone | Global | Published at 09/09/2021 07:40
Pemerintah AS: Menilai Taliban dengan Tindakannya, Bukan Cuma Kata-Kata

PEMERINTAH Amerika Serikat (AS) menyebut kabinet baru yang diperkenalkan Taliban di Afghanistan adalah ilegal. Pasukan anti-Taliban di Afghanistan pun telah mendesak masyarakat internasional untuk tidak mengakuinya.

Diketahui, kabinet sementara yang diumumkan pada Selasa 7 September 2021, telah menuai kritik dari AS, karena tidak ada satu pun wanita yang ada di pemerintahan Taliban. AS menyatakan keprihatinan atas angka-angka yang terkait dengan serangan terhadap pasukan AS.

Di mana kabinet sementara dipimpin oleh Mullah Mohammad Hassan Akhund, yang masuk dalam daftar hitam PBB. Sosok lainnya, Sirajuddin Haqqani, diburu FBI Amerika.

Front Perlawanan Nasional atau NRF yang berbasis di provinsi Panjshir menegaskan pengumuman kabinet sementara Taliban adalah "tanda yang jelas dari permusuhan kelompok itu dengan rakyat Afghanistan". Taliban bersikeras mereka sekarang telah mengalahkan NRF di Lembah Panjshir di utara Kabul, tetapi para pemimpin NRF mengatakan mereka masih berperang.

Dilansir dari National Herald , dalam sebuah pernyataan Departemen Luar Negeri AS mengatakan: "Kami mencatat daftar nama yang diumumkan secara eksklusif terdiri dari individu yang menjadi anggota Taliban atau rekan dekat mereka dan tidak ada wanita".

Pernyataan itu menambahkan bahwa AS akan "menilai Taliban dengan tindakannya, bukan kata-katanya."

"Washington akan terus memegang komitmen Taliban untuk mengizinkan perjalanan yang aman bagi warga negara asing dan warga Afghanistan dengan dokumen perjalanan, termasuk mengizinkan penerbangan yang saat ini siap untuk terbang keluar dari Afghanistan," tutur pernyataan itu.

"Kami juga menegaskan kembali harapan kami yang jelas bahwa Taliban memastikan bahwa tanah Afghanistan tidak digunakan untuk mengancam negara lain," katanya, menambahkan: "Dunia mengawasi dengan cermat".

Artikel Asli