4 Fakta Menyeramkan Ritual Minta Hujan yang Arak Gadis Kecil Keliling Desa

okezone | Global | Published at 09/09/2021 07:05
4 Fakta Menyeramkan Ritual Minta Hujan yang Arak Gadis Kecil Keliling Desa

NEW DELHI - Sebuah ritual pemanggilan hujan menjadi sorotan setelah viral di media massa. Pasalnya, ritual tersebut melibatkan gadis-gadis desa setempat untuk telanjang dan diarak keliling desa.

Ritual tersebut dilakukan orang-orang dari sebuah desa di Damoh karena kekeringan yang berkepanjangan karena memiliki iklim panas. Keberadaan desa tersebut ada di wilayah Bundelkhand, negara bagian Madhya Pradesh, India.

Okezone merangkum sejumlah fakta-fakta menyeramkan ritual pemanggilan hujan yang menggemparkan masyarakat India.

1.Makna Ritual Pemanggilan Hujan

Ritual pemanggilan hujan merupakan kepercayaan yang sudah dianut lama oleh masyarakat setempat. Mereka percaya dengan menjalankan ritual ini akan membawa kesenangan bagi Dewa Hujan, sehingga Dewa akan mendatangkan hujan ke wilayah tersebut. "Kami percaya bahwa ini akan membawa hujan," kata seorang narasumber di sana, sebagaimana dikutip PTI.

2.Gadis Kecil Diarak Keliling Desa

Prosesi dimulai dengan mengarak para gadis muda keliling desa dan berhenti di setiap rumah untuk mengumpulkan bahan makanan. Bahan makanan ini pada akhirnya akan disumbangkan ke dapur komunitas kuil setempat.

Gadis-gadis muda di desa tersebut harus berjalan dalam posisi telanjang sambil membawa kayu di bahu mereka yang diikat.

Gadis-gadis yang diarak sudah mendapat persetujuan dari orang tua untuk melaksanakan ritual ini. Sehingga menurut keterangan Pejabat Distrik, Damoh S Krishna Chaitanya tidak ada unsur keterpaksaan dalam menjalankan ritual ini.

3. Lembaga Perlindungan Anak Turun Tangan

Dengan beredarnya video ritual hujan ini, Komisi Nasional Perlindungan Hak Anak India telah meminta data laporan dari administrasi distrik Damoh, tempat desa tersebut berada.

Sedangkan, pihak Kepolisian Madhya Pradesh mengatakan mereka belum menerima pengaduan resmi terkait acara tersebut, tetapi penyelidikan sudah dibuka.

"Tindakan akan diambil jika kami menemukan gadis-gadis itu dipaksa berjalan telanjang," kata inspektur polisi Damoh, DR Teniwar kepada kantor berita Press Trust of India. Ia juga menambahkan pihaknya hanya bisa membuat penduduk desa sadar praktik semacam ini hanyalah kesia-siaan dan tidak menghasilkan apa yang diinginkan.

Para ahli budaya juga berpendapat, ritual semacam ini adalah bentuk dari ukuran keputusasaan pada mereka yang percaya tidak ada tempat lain untuk meminta bantuan.

Artikel Asli