Loading...
Loading…
Singapura Akhirnya Cabut Larangan Terbang bagi Pesawat Boeing 737 Max

Singapura Akhirnya Cabut Larangan Terbang bagi Pesawat Boeing 737 Max

Global | inewsid | Senin, 06 September 2021 - 13:17

SINGAPURA, iNews.id - Otoritas Penerbangan Sipil Singapura (CAAS) mencabut larangan terbang bagi pesawat Boeing 737 Max setelah diberlakukan sejak Maret 2019. Pesawat andalan Boeing tersebut dilarang terbang di seluruh dunia terkait dua kecelakaan yakni di Indonesia dan Ethiopia menewaskan total 346 orang.

Hasil penyelidikan mengungkap ada permasalahan pada sistem pesawat, Manoeuvring Characteristics Augmentation System (MCAS) yang menjadi penyebab kecelakaan. Keluhan soal permasalahan serupa juga pernah disampaikan pilot lain.

Sementara itu keputusan untuk mencabut larangan terbang diambil Singapura setelah negara-negara lain seperti di Amerika dan Eropa lebih dulu mencabut larangan serupa.

CAAS, Senin (6/9/2021), menyatakan pencabutan larangan terbang 737 Max diputuskan setelah menuntaskan penilaian teknis. CAAS telah mengevaluasi perubahan desain pesawat 737 Max oleh Boeing dan disetujui otoritas penerbangan federal Amerika Serikat FAA dan otoritas validasi lainnya.

"CAAS juga meninjau data operasional penerbangan pesawat yang telah kembali beroperasi selama 9 bulan terakhir serta mengamati tidak ada masalah keamanan yang mencolok," bunyi pernyataan, seperti dikutip dari The Straits Times.

Lebih lanjut CAAS juga telah mengeluarkan arahan untuk pengoperasian pesawat, menyusul pencabutan ini. Maskapai yang mengoperasikan 737 Max di Singapura harus menerapkan serangkaian tindakan, termasuk menetapkan program pelatihan tertentu untuk kru. Pilot juga harus melakukan sesi simulator tambahan untuk memastikan mereka cukup terlatih menangani keadaan darurat pada pesawat.

Singapore Airlines (SIA) merupakan satu-satunya dari tiga maskapai penerbangan lokal yang mengoperasikan 737 Max, yakni menggunakan enam pesawat.

SIA menyambut baik keputusan CAAS dan secara bertahap akan memulangkan enam pesawat 737 Max 8 ke Singapura dari tempat peristirahatan sementara di fasilitas Alice Springs, Australia.

Original Source

Topik Menarik