Loading...
Loading…
Baku Tembak Pecah di Ibu Kota Guinea, Pasukan Khusus Klaim Gulingkan Presiden Conde

Baku Tembak Pecah di Ibu Kota Guinea, Pasukan Khusus Klaim Gulingkan Presiden Conde

Global | okezone | Senin, 06 September 2021 - 11:14

CONAKRY - Tentara pasukan khusus Guinea pada Minggu (5/9/2021) melakukan kudeta dan menggulingkan Presiden Alpha Conde (83 tahun) yang telah lama berkuasa. Kelompok itu juga mengatakan bahwa mereka telah membubarkan pemerintahan dan konstitusi Guinea serta menutup perbatasan darat dan udara negara itu,

Kepala unit elit tentara Guinea, Mamady Doumbouya, mengatakan "kemiskinan dan korupsi endemik" telah mendorong pasukannya untuk mencopot Presiden Conde dari jabatannya.

"Kami telah membubarkan pemerintah dan institusi," kata Doumbouya, seorang mantan legiuner asing Prancis, di televisi pemerintah sebagaimana dilansir Reuters . Dengan berselimut bendera Guinea dan dikelilingi tentara bersenjata, Doumbouya mengatakan konstitusi Guinea akan ditulis ulang bersama-sama.

Baku tembak pecah di dekat istana presiden di Ibu Kota Conakry pada Minggu pagi. Beberapa jam kemudian video yang dibagikan di media sosial, yang tidak dapat segera dikonfirmasi oleh Reuters, menunjukkan Conde di sebuah ruangan yang dikelilingi oleh pasukan khusus tentara.

Sumber-sumber militer mengatakan presiden dibawa ke sebuah lokasi yang dirahasiakan dan bahwa pasukan yang dikomandani oleh Doumbouya. Junta militer itu juga telah melakukan beberapa penangkapan lainnya, termasuk terhadap beberapa pejabat senior pemerintah.

Kelompok itu mengatakan bahwa Conde tidak akan disakiti, kesejahteraannya dijamin dan dia diberi akses ke dokternya.

Dalam pernyataan yang dibacakan di lembaga penyiaran negara, pihak junta militer mengatakan bahwa para menteri dan kepala lembaga yang dilengserkan diundang ke pertemuan pada Senin (6/9/2021) pagi di parlemen.

"Setiap kegagalan untuk hadir akan dianggap sebagai pemberontakan terhadap CNRD," kata kelompok itu mengacu pada nama yang dipilihnya, Komite Reli dan Pembangunan Nasional (CNRD).

Pemimpin oposisi utama Guinea, Cellou Dalein Diallo, membantah rumor bahwa dia termasuk di antara mereka yang ditahan.

Original Source

Topik Menarik