Gagal Girang, Amerika Rupanya Sempat Lumpuhkan Ratusan Peralatan Militer yang Ditinggalkan

Global | wartaekonomi | Published at Rabu, 01 September 2021 - 10:02
Gagal Girang, Amerika Rupanya Sempat Lumpuhkan Ratusan Peralatan Militer yang Ditinggalkan

Pasukan AS yang tersisa telah merusak alat perang yang akan mereka tinggalkan setelah meninggalkan kota Kabul, Afghanistan.

Menyadur India Today Selasa (31/8/2021), selama 20 tahun di Afghanistan, pasukan AS memiliki banyak persenjataan dan semuanya dilumpuhkan agar tak jatuh ke tangan Taliban.

Sebuah video yang dibagikan seorang jurnalis di Twitter menunjukkan para anggota Taliban memasuki hanggar segera setelah pasukan AS keluar dari negara itu.

Mereka terlihat memeriksa helikopter Chinook yang ditinggalkan oleh militer AS.

#Taliban fighters enter a hangar in #Kabul Airport and examine #chinook helicopters after #US leaves #Afghanistan. pic.twitter.com/flJx0cLf0p

Nabih (@nabihbulos) August 30, 2021

Namun, menurut AFP, militer AS telah melumpuhkan sejumlah pesawat dan kendaraan lapis baja serta sistem pertahanan roket berteknologi tinggi, sebelum meninggalkan bandara Kabul.

Kepala Komando Pusat Jenderal Kenneth McKenzie mengatakan 73 pesawat yang berada di Bandara Internasional Hamid Karzai 'dimiliterisasi' sebelum menyelesaikan evakuasi.

"Pesawat-pesawat itu tidak akan pernah terbang lagi... Mereka tidak akan pernah bisa dioperasikan oleh siapa pun," katanya.

"Sebagian besar dari mereka tidak mampu melakukan misi sejak awal. Tapi yang pasti, mereka tidak akan pernah bisa untuk diterbangkan lagi."

Beberapa jam sebelum dilumpuhkan, sistem senjata itu digunkan untuk melawan roket ISIS yang meledak bandara Kabul.

Pejabat mengatakan tentara Amerika juga melumpuhkan 27 Humvee dan 73 pesawat sehingga tidak bisa lagi digunakan.

Tentara AS telah meninggalkan sekitar 70 kendaraan taktis lapis baja MRAP, yang masing-masing dapat menelan biaya hingga USD 1 juta.

Artikel Asli