PBB Peringatkan Bencana Kemanusiaan di Afghanistan

Global | republika | Published at Rabu, 01 September 2021 - 05:40
PBB Peringatkan Bencana Kemanusiaan di Afghanistan

REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres pada Selasa (31/8) mengatakan Afghanistan tengah menghadapi bencana kemanusiaan yang akan datang karena Taliban telah menguasai negara itu. Guterres menyuarakan keprihatinan serius. Sekitar setengah dari semua warga Afghanistan atau 18 juta orang membutuhkan bantuan kemanusiaan untuk bertahan hidup.

Bencana kemanusiaan membayangi. Di tengah kekeringan parah dan dengan kondisi musim dingin yang keras nanti, makanan tambahan, tempat tinggal, dan pasokan kebutuhan medis harus segera dikirim ke negara ini, kata Guterres dalam sebuah pernyataan dilansir Anadolu Agency, Rabu (1/9).

Menurut data PBB, sekitar sepertiga dari semua orang Afghanistan menghadapi kerawanan pangan atau tidak tahu dari mana makanan mereka berikutnya akan datang. Selain itu, lebih dari setengah dari semua anak diperkirakan akan mengalami kekurangan gizi akut selama tahun depan.

PBB telah mengevakuasi ratusan personel kemanusiaannya dari Afghanistan menjelang penarikan AS dari negara itu yang selesai pada Selasa. Para staf telah dipindahkan sementara ke Almaty, kota metropolitan terbesar di Kazakhstan untuk menjalankan tugas mereka dari jarak jauh.

PBB menyatakan pihaknya berkomitmen untuk memberikan bantuan kepada warga Afghanistan saat mereka membutuhkan. PBB menegaskan mayoritas personel kemanusiaannya akan tetap memberikan bantuan penting bagi jutaan orang yang paling membutuhkan.

Guterres telah menekankan pentingnya memastikan Bandara Hamid Karzai Kabul tetap terbuka setelah keluarnya AS untuk memfasilitasi pengiriman bantuan skala besar.

Artikel Asli