Mendengar Pesan JK Atas Pendudukan Taliban di Kabul: Taliban Lebih Moderat...

wartaekonomi | Global | Published at 16/08/2021 11:37
Mendengar Pesan JK Atas Pendudukan Taliban di Kabul: Taliban Lebih Moderat...

Taliban telah menduduki istana presiden Afghanistan di Kabul pada Senin (16/8/2021). Presiden Ashraf Ghani telah lebih dulu meninggalkan Ibu Kota pada Minggu (15/8/2021) dengan alasan untuk menghindari pertumpahan darah.

Jusuf Kalla mengatakan bahwa Taliban akan jauh lebih moderat dibanding dengan beberapa tahun silam. Ia juga optimis Afghanistan tidak akan jatuh dalam pertumpahan daran dan perang saudara.

"Saya harapkan Taliban tidak seperti yang dulu, saya apresiasi transfer kekuasaannya secara damai," kata JK, dalam siaran pers, Senin (16/8/2021).

"Baik Taliban maupun pemerintah Afghanistan sama-sama meyakini bahwa mereka bersaudara dan tidak akan memerangi negara yang sudah ditinggalkan oleh Amerika Serikat," katanya.

Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI, saat menjabat periode 2014-2019, mewakili Pemerintah RI beberapa kali terlibat dalam perundingan dan berbicara langsung dengan Presiden Ghani, serta para petinggi Taliban. Bahkan perwakilan Afghanistan dan pemimpin politik Taliban, secara bergantian diundang makan di kediaman dinas Wakil Presiden RI di Menteng, Jakarta Pusat.

"Saya kenal baik dengan Presiden Ashraf Ghani dan Kepala Kantor Politik Taliban Mullah Abdul Gani Baradar. Akhir Desember tahun lalu, saya bertemu Presiden Ghani di Kabul. Sedangkan Januari 2021 lalu saya bertemu Mullah Baradar di Doha, Qatar. Mereka akan berupaya menyelesaikan secara damai konflik di Afghanistan yang sudah berjalan hampir 30 tahun," cerita JK.

Taliban, ujar JK, sudah menyampaikan tidak akan mengusik kantor-kantor kedutaan besar negara asing di Afghanistan, apalagi Kedubes RI. JK menambahkan, bahwa kini dunia menantikan masa depan Afghanistan setelah Taliban berkuasa.

Saya harapkan Afghanistan terbuka dengan kerja sama dengan negara-negara lain yang tidak punya kepentingan politik, tetapi kerjasama perekonomian," ujarnya.

Indonesia punya peran penting di Afghanistan dalam menjajaki perdamaian kemarin. Sehingga menurutnya, Pemerintah Indonesia juga harus mendukung upaya damai sekarang saat Taliban memimpin Afghanistan, pasca penarikan tentara asing akhir bulan agustus ini.

Artikel Asli