Malaysia Longgarkan Pembatasan Covid-19

koran-jakarta.com | Global | Published at 16/08/2021 05:43
Malaysia Longgarkan Pembatasan Covid-19

PUTRAJAYA - Mulai Senin (16/8) ini Malaysia akan mulai mengizinkan lebih banyak bisnis untuk beroperasi kembali seiring langkah negara itu untuk melonggarkan pembatasan Covid-19 di sektor ekonomi.

Perdana Menteri Malaysia, Muhyiddin Yassin, mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa pembatasan yang dilonggarkan merupakan tanda-tanda positif awal karena program imunisasi nasional telah membuahkan hasil.

"Data menunjukkan penurunan jumlah kasus rawat inap di rumah sakit di daerah lebih dari 40 persen populasi orang dewasa telah divaksinasi lengkap," tulis PM Muhyiddin di akun Facebook, Minggu (15/8).

Muhyiddin juga mengatakan, situasi di unit gawat darurat rumah sakit di Lembah Klang telah membaik, dengan jumlah pasien di bangsal darurat berkurang dari 909 pasien pada 31 Juli menjadi 239 pasien pada 13 Agustus.

"Dengan perkembangan ini serta mempertimbangkan data penilaian risiko, pemerintah telah memutuskan untuk mengizinkan lebih banyak bisnis di sektor ekonomi beroperasi mulai Senin," ucap PM Malaysia itu.

Terkait pelonggaran pembatasan Covid-19 itu, menteri pariwisata menyatakan bahwa pulau-pulau resor utama Malaysia dapat dibuka kembali pada awal September.

Adapun 11 jenis kegiatan ekonomi akan diizinkan untuk melanjutkan operasi di wilayah Selangor, Kuala Lumpur, Putrajaya, Kedah, Negeri Sembilan, Melaka dan Johor. Kegiatan yang diizinkan adalah pencucian mobil, toko elektronik, toko yang menjual barang-barang rumah tangga dan peralatan dapur, toko furnitur, toko yang menjual peralatan olahraga, toko aksesoris mobil, pusat distribusi dan penjualan mobil, pasar basah dan pasar petani, toko pakaian dan fashion, toko perhiasan, serta tukang cukur dan salon.

Langkah Tambahan

Namun, PM Muhyiddin menekankan bahwa untuk toko pakaian dan mode, gerai perhiasan serta tukang cukur dan salon rambut, para vendor harus mematuhi langkah-langkah tambahan seperti mengenakan sarung tangan.

Pemilik perusahaan yang tercantum dalam 11 kategori bisnis ini juga harus memastikan bahwa pelanggan yang memasuki lokasi menunjukkan sertifikat vaksinasi digital Covid-19 untuk membuktikan bahwa mereka telah divaksinasi sepenuhnya.

Sementara untuk Negara Bagian Kelantan, Pahang, Terengganu, Sabah, Perak dan Penang, pemerintah Malaysia juga telah setuju untuk mengizinkan kegiatan ekonomi kembali beroperasi mulai Senin.

PM Muhyiddin menambahkan bahwa pemerintah juga akan mengizinkan kegiatan di sektor manufaktur, konstruksi, pertambangan, dan penggalian untuk dibuka mulai Senin. SB/CNA/I-1

Artikel Asli