Baju Astronout Belum Jadi, Gimana Nasib Eksplorasi ke Bulan?

Global | wartaekonomi | Published at Rabu, 11 Agustus 2021 - 13:55
Baju Astronout Belum Jadi, Gimana Nasib Eksplorasi ke Bulan?

Kantor Inspektur Jenderal (OIG) dari Badan Antariksa Amerika (NASA) menilai target eksplorasi ke bulan pada 2024 belum layak diwujudkan. Program menerbangkan kembali manusia ke bulan itu dikatakan tidak mungkin terjadi karena pengembangan pakaian antariksa yang belum rampung.

OIG menyebut melakukan audit karena pengembangan pakaian antariksa baru merupakan komponen penting untuk mencapai tujuan NASA untuk mengirim manusia ke bulan. Pakaian luar angkasa berperan penting dalam melanjutkan operasi yang aman di Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS), dan menjelajahi Mars dan lokasi luar angkasa lainnya.

Dalam audit tersebut, OIG juga menyoroti sejauh mana NASA mengatasi tantangan yang berkaitan dengan biaya, jadwal, dan kinerja sistem pakaian antariksa generasi berikutnya.

Pakaian luar angkasa yang saat ini ada, dirancang 45 tahun lalu untuk program pesawat ulang-alik NASA. Sangat penting bagi NASA untuk mengembangkan pakaian baru untuk keselamatan dan efisiensi misi dan program luar angkasa di masa depan. Oleh karena itu, selama 14 tahun terakhir NASA telah mengembangkan pengganti generasi berikutnya ini.

Namun, hambatan lain dalam mengembangkan setelan ini dapat membuat rencana ambisius NASA tertunda, yakni kendala anggaran.

Kami melaporkan pada tahun 2017 bahwa meskipun menghabiskan hampir Rp2,8 triliun untuk pengembangan pakaian luar angkasa ekstravehicular selama periode sembilan tahun sebelumnya, badan tersebut masih membutuhkan waktu bertahun-tahun untuk memiliki pakaian antariksa siap terbang untuk digunakan dalam misi eksplorasi. Sejak laporan tahun 2017, NASA telah menghabiskan tambahan Rp3,1 triliun dengan total Rp6 triliun untuk pengembangan pakaian antariksa," bunyi audit tersebut.

Artikel Asli