Loading...
Loading…
COVID-19 Kembali Muncul di China, Wuhan Akan Tes Semua Penduduk

COVID-19 Kembali Muncul di China, Wuhan Akan Tes Semua Penduduk

Global | sindonews | Selasa, 03 Agustus 2021 - 14:36

WUHAN - Pihak berwenang di kota Wuhan , China akan mulai menguji seluruh penduduknya, setelah sejumlah kasus positif virus Corona baru kembali terdeteksi.

Dikutip dari BBC, Selasa (3/8/2021), ada tujuh kasus penularan lokal yang tercatat, menjadikannya infeksi lokal pertama dalam lebih dari setahun.

Kota berpenduduk 11 juta orang itu menjadi sorotan setelah virus Corona baru pertama kali terdeteksi di sana pada 2019.

China saat ini mengalami salah satu wabah terbesar dalam beberapa bulan, dengan 300 kasus terdeteksi dalam 10 hari.

Sekitar 15 provinsi di seluruh negeri telah terpengaruh, mendorong pemerintah untuk meluncurkan langkah-langkah pengujian massal dan pembatasan penguncian.

Pihak berwenang telah mengaitkan penyebaran virus Corona baru ini dengan varian Delta yang sangat menular dan musim pariwisata domestik.

Pengumuman di Wuhan datang ketika China melaporkan 90 kasus baru COVID-19 pada hari ini.

Komisi Kesehatan Nasional China mengatakan 61 di antaranya ditularkan secara lokal - dibandingkan dengan 55 kasus lokal sehari sebelumnya.

China sebagian besar telah berhasil mengendalikan virus di dalam perbatasannya selama setahun terakhir, dan untuk sebagian besar tahun ini.

Namun, penyebaran baru ini telah memicu kekhawatiran di China.

Pihak berwenang telah menguji 9,2 juta penduduk Nanjing tiga kali dan memberlakukan penguncian pada ratusan ribu orang.

Namun selama akhir pekan sorotan beralih ke tujuan wisata populer Zhangjiajie di provinsi Hunan, di mana banyak kasus terbaru muncul. Wisatawan dari Nanjing diperkirakan telah mengunjungi kota itu baru-baru ini.

Pejabat kesehatan China telah memusatkan perhatian pada sebuah teater di Zhangjiajie, dan sekarang berusaha melacak sekitar 5.000 orang yang menghadiri pertunjukan dan kemudian melakukan perjalanan kembali ke kota asal mereka.

"Zhangjiajie sekarang telah menjadi titik nol baru untuk penyebaran epidemi China," kata Zhong Nanshan, pakar penyakit pernapasan terkemuka China, kepada wartawan.

Wabah baru juga telah mencapai ibu kota Beijing, dengan kota tersebut melaporkan beberapa infeksi menular lokal.

Original Source

Topik Menarik