Rayakan 2 Abad Kemerdekaan Di Jakarta, Peru Bikin Banyak Acara

rm.id | Global | Published at 02/08/2021 11:46
Rayakan 2 Abad Kemerdekaan Di Jakarta, Peru Bikin Banyak Acara

Kedutaan Besar Peru di Indonesia menyelenggarakan serangkaian acara sebagai bagian Peringatan 200 Tahun Kemerdekaan negara di Amerika Selatan itu. Peru mendeklarasikan kemerdekaan dari penjajah Spanyol pada 28 Juli 1821.Deklarasi kemerdekaan Peru ini menjadi tonggak gerakan kemerdekaan di seluruh Amerika Selatan pada masa itu.

Di Tanah Air, pada 22 Juli lalu Kedutaan Besar Peru telah menyelenggarakan kegiatan di SDN 02 Menteng (SD Peru), Jakarta Pusat.Sebuah prasasti peringatan 200 tahun Peru didirikan di Sekolah Republik Peru itu. Upacara diselenggarakan secara daring.

Kepala Sekolah SD Peru (SDN Menteng) Edi Kusyanto (kiri) berpose denganFrancisco Gutirrez Figueroa. (Foto Kedubes Peru)
Kemudian pada Rabu malam ini (28/7) HUT Kemerdekaan Peru, Monumen Nasional atau Monas diterangi dengan warna bendera Peru, yakni merah dan putih. Kemudian, pada hari yang sama, kegiatan puncak digelar secara daring dan disiarkan langsung dari Kediaman Duta Besar Peru di kawasan Permata Hijau, Jakarta Selatan.

Pemerintah Republik Indonesia diwakili Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, I Gusti Ayu Bintang Darmawati.

Menurut keterangan yang diterima dari Kedubes Peru, upacara itu mencakup pertunjukan budaya terkemuka yang memamerkan makanan, budaya, tradisi, sejarah Peru. Serta pertunjukan musik dan tiga tarian tradisional Peru, yaitu El Condor Pasa, Valicha dan Cilulo.

KUAI Kedubes Peru Jakarta, Francisco Figueroa. (Foto Kedubes Peru)
Kuasa Usaha Ad Interim (KUAI) Kedubes Peru, Francisco Gutirrez Figueroa, menekankan, rangkaian acara peringatan ini akan mempererat hubungan diplomatik antara Peru dan Indonesia.

Peru memandang Indonesia sebagai salah satu negara kunci di kawasan Asia-Pasifik dan secara konsisten menyoroti keinginan kuat untuk meningkatkan dan mengembangkan hubungan bilateral lebih lanjut, tulis keterangan itu lagi.

Kedubes Peru di Jakarta didirikan pada 1992. Sementara Kedubes Indonesia di Kota Lima berdiri 10 tahun kemudian. Disebutkan, hubungan bilateral di bidang politik berorientasi sangat baik dan diwujudkan dalam bentuk saling mendukung dalam pencalonan calon di organisasi internasional dan dalam kontak antar Pemerintah di berbagai tingkatan.

Tim Kedubes Peru Jakarta berfoto bersama dalam perayaan 200 tahun kemerdekaan Peru.
Secara komersial, hubungan bilateral juga membuahkan hasil. Selama periode 2020 sampai Mei 2021 total perdagangan kedua negara meningkat 50,08 persen dari 95,7 juta dolar AS menjadi 143,6 juta dolar AS. Neraca perdagangan meningkat 58,69 persen dari 50,4 juta dolar AS menjadi 79,99 juta dolar AS.

Ekspor Indonesia ke Peru meningkat 53,05 persen, dari 73 juta dolar AS menjadi 111,8 juta dolar AS; dan ekspor Peru ke Indonesia meningkat 40,49 persen dari 22,6 juta dolar menjadi 31,8 juta dolar AS.

Produk pertanian dan manufaktur adalah barang perdagangan utama antara kedua negara. Ekspor Peru antara lain biji kakao, anggur segar, tepung ikan, kalsium fosfat alami dan produk manufaktur.

Sedangkan Indonesia mengekspor kendaraan dan suku cadangnya ke Peru, kertas, alas kaki dan produk tekstil, urai Kedubes Peru lagi.

Dalam hal investasi, PT AJE Indonesia adalah perusahaan yang berakar dari Peru. Perusahaan AJE, yang berbasis di Lima, Peru, didirikan pada 1988 oleh keluarga Aaos-Jer dari Ayacucho, Peru. Di Indonesia didirikan pada 2010 dan lini bisnisnya meliputi pembuatan minuman ringan dan air berkarbonasi.

Terkenal dengan merk BIG COLA, PT AJE Indonesia merupakan salah satu perusahaan yang bergerak di bidang Fast-Moving Consumer Goods (FMCG) di seluruh nusantara. Indonesia dan Peru memiliki misi yang sama untuk meningkatkan hubungan dengan mitra regional. Dalam hal ini, Indonesia dengan kawasan Amerika Latin dan Peru dengan kawasan Asia khususnya dengan anggota ASEAN. [ MEL ]

Artikel Asli