Rusia Hadapi Lonjakan Kasus Baru Covid-19

republika | Global | Published at 02/08/2021 01:30
Rusia Hadapi Lonjakan Kasus Baru Covid-19

REPUBLIKA.CO.ID,MOSKOW -- Rusia melaporkan kenaikan kasus baru Covid-19 sebanyak 22.804 kasus dalam sehari hingga penghitungan Ahad (1/8) waktu setempat. Sebanyak 2.484 kasus Covid-19 baru terkonsentrasi di ibu kota Moskow.

Pemerintah mencatat total kasus nasional sejak pandemi masuk ke Rusia menjadi 6.288.677 kasus. Sementara kasus kematian baru pada Covid-19 tercatat 789 dalam 24 jam, Ahad.

Total kematian nasional karena Covid-19 kini menjadi 159.352 jiwa. Namun demikian, Badan statistik federal menghitung secara terpisah dan mengatakan Rusia mencatat sekitar 290 ribu kematian terkait Covid-19 dari April 2020 hingga 2021.

Sementara itu, menurut penghitungan Reuters berdasarkan data yang dirilis oleh layanan statistik, Rusia mencatat 428 ribu kematian dari April 2020 hingga Mei 2021. Beberapa ahli epidemiologi mengatakan angka kematian yang berlebih adalah cara terbaik untuk mengukur jumlah kematian sebenarnya dari Covid-19. Gugus tugas virus corona Rusia telah mengkonfirmasi jumlah korban 159.352 sejak pandemi dimulai.

Kelebihan kematian biasanya didefinisikan sebagai perbedaan antara jumlah kematian yang diamati dalam periode waktu tertentu dan jumlah kematian yang diharapkan dalam periode waktu yang sama. Reuters mendasarkan perhitungannya pada perbandingan dengan rata-rata kematian tahunan pada 2015-19 yang dihitung setiap bulan.

Rosstat, badan statistik, membuat hitungan terpisah dari gugus tugas dan mengatakan pihaknya mencatat sekitar 290 ribu kematian terkait Covid-19 antara April lalu dan Mei tahun ini. Data menunjukkan bahwa 18.695 orang telah meninggal karena Covid-19 atau penyebab terkait pada Mei.

Rusia saat ini mengalami lonjakan kasus virus corona. Pihak berwenang menyalahkan varian Delta yang lebih menular dari virus dan keengganan penduduk untuk divaksinasi meskipun suntikan tersedia secara luas.

Artikel Asli