Studi: Vaksin Pfizer dan AstraZeneca Efektif Lawan Varian Delta

katadata.co.id | Global | Published at 22/07/2021 16:53
Studi: Vaksin Pfizer dan AstraZeneca Efektif Lawan Varian Delta

Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam New England Journal of Medicine menyebutkan dua dosis vaksin virus corona Pfizer atau AstraZeneca efektif melawan varian Delta. Varian Covid-19 asal India ini lebih menular sehingga menyebabkan melonjaknya kasus di beberapa negara, termasuk Indonesia.

Studi ini memperkuat temuan Public Health England pada Mei tentang kemanjuran vaksin Covid-19 yang dibuat oleh Pfizer-BioNTech dan Oxford-AstraZeneca, berdasarkan data dunia.

Penelitian tersebut menegaskan kembali bahwa satu suntikan vaksin tidak cukup untuk perlindungan secara maksimal. Studi tersebut menyebutkan bahwa dua dosis suntikan Pfizer memiliki efektivitas 88% untuk mencegah penyakit simtomatik dari varian Delta atau menurun dibandingkan nilai efektivitas 93,7% dalam menghadapi varian Alpha.

Adapun dua suntikan vaksin AstraZeneca memberikan efektivitas 67% menghadapi varian Delta, naik dari 60% dari laporan semula. Tingkat efektivitas menjadi 74,5% dalam menghadapi varian Alpha, atau meningkat dari perkiraan awal sebesar 66%.

"Ada perbedaan kecil dalam efektivitas vaksin yang dicatat dengan varian Delta dibandingkan dengan varian Alpha setelah menerima dua dosis vaksin," tulis peneliti Public Health England dalam penelitian tersebut, dikutip dari Reuters, Kamis (22/7).

Public Health England sebelumnya mengatakan bahwa dosis pertama dari kedua vaksin itu sekitar 33% efektif melawan penyakit simtomatik dari varian Delta. Studi terbaru menyebutkan satu dosis suntikan Pfizer memiliki efektivitas 36%, dan satu dosis vaksin AstraZeneca sekitar 30%.

"Temuan kami tentang penurunan efektivitas setelah dosis pertama akan mendukung upaya untuk memaksimalkan penyerapan vaksin dengan dua dosis di antara kelompok rentan dalam konteks peredaran varian Delta," kata penulis dalam penelitian itu.

Artikel Asli