Kemasukan 8 Kasus Impor Dari Jakarta, Brunei Tutup Penerbangan Dari Indonesia

rm.id | Global | Published at 20/07/2021 19:06
Kemasukan 8 Kasus Impor Dari Jakarta, Brunei Tutup Penerbangan Dari Indonesia

Pemerintah Brunei Darussalam memutuskan menutup penerbangan dari Indonesia, menyusul terdeteksinya 8 kasus impor asal bumi Merah Putih pada Minggu (19/7).

Dengan adanya 8 kasus impor tersebut, total kasus terkonfirmasi di Brunei kini mencapai 291.

"Warga negara asing yang berangkat dari atau melalui bandara mana pun di Indonesia (penerbangan langsung), atau bepergian dari Indonesia ke Brunei, melalui transit di bandara mana pun, untuk sementara ditangguhkan kedatangannya hingga pemberitahuan lebih lanjut," demikian bunyi pernyataan resmi Kedutaan Besar Brunei untuk Indonesia, Selasa (20/7).

The Star menyebut, seluruh kasus tersebut berasal dari warga negara Indonesia (WNI)yang berangkat dari Jakarta pada 4 Juli lalu. Berikut rinciannya:

1. Kasus 284 terjadi pada seorang wanita warga negara Indonesia (WNI) berusia 38 tahun, ia mengalami demam dan anosmia (tak bisa mencium bau dan merasa)pada 16 Juli.

2. Kasus 285 terjadi pada seorang wanita WNI berusia 40 tahun, tidak bergejala.

3. Kasus 286 laki-laki WNI berusia 46 tahun, tidak bergejala.

4. Kasus 287 wanita WNI berusia 29 tahun, tidak bergejala.

5.Kasus 288 wanita WNI berusia 36 tahun, tidak bergejala.

6. Kasus 289 pada wanita WNI berusia 37 tahun yang mengalami demam sejak 16 Juli.

7. Kasus 290 pada wanita WNI berusia 21 tahun, tak bergejala.

8. Kasus 291 pada laki-laki WNI berusia 22 tahun, tak bergejala.

Mereka dinyatakan positif, setelah menjalani karantina mandiri. Semua travel agen yang menaungi mereka, memberlakukan karantina mandiri sesuai standar yang berlaku.

Saat ini, 8 pasien Covid-19 asal Indonesia itu menjalani perawatan di National Isolation Centre di Tutong District. Semuanya berada dalam kondisi stabil.

Asal tahu saja, dalam 438 hari terakhir, Brunei tidak pernah mencatatkasus transmisi lokal.

Sejak dimulainya program vaksinasipada April 2021, Brunei telah melakukan vaksinasi dosis pertama terhadap 18.246 warga lansia.

Pada 17 Juli, sebanyak 109.443 warga Brunei atau setara 24,1 persen populasi telah mendapat satu dosis vaksin. Sedangkan jumlah warga Brunei yang telah menerima dosis kedua, berjumlah 19.953 orang atau setara 4,4 persen. [DAY]

Artikel Asli