Akhiri Kisruh Politik, Perdana Menteri Sementara Haiti Siap Mundur

rmol.id | Global | Published at 20/07/2021 10:28
Akhiri Kisruh Politik, Perdana Menteri Sementara Haiti Siap Mundur

RMOL.Demi mengakhiri perebutan kekuasaan yang semakin sengit setelah pembunuhan Presiden Haiti Jovenel Moise pada 7 Juli, Perdana Menteri sementara Claude Joseph menyatakan kesediaannya untuk mundur.

Seorang pejabat senior mengatakan, Joseph akan mundur dan menyerahkan kekuasaan kepada Ariel Henry, seorang ahli bedah saraf berusia 71 tahun yang telah ditunjuk Moise sebagai perdana menteri, dua hari sebelum pembunuhan namun belum dilantik.

Menurut Reuters, Joseph akan menyerahkan kekuasaan kepada Henry secepatnya pada Selasa (20/7). Dengan begitu, perebutan kekuasaan antara Joseph dan Henry berakhir.

Pejabat senior kementerian luar negeri Haiti Israel Jacky Cantave mengatakan, penyerahan kekuasaan dilakukan demi masa depan negara yang damai dan tenang.

Cantave mengatakan bahwa Dewan Menteri Haiti bertemu pada Senin (19/7) dan jika semuanya berjalan dengan baik, Joseph dapat menyerahkan kekuasaan kepada Henry.

Dalam sebuah wawancara dengan Washington Post, Joseph mengatakan telah bertemu secara pribadi dengan Henry selama sepekan terakhir dan ia setuju untuk mundur demi kebaikan bangsa.

Moise ditembak mati oleh penyerang bersenjatakan senapan serbu yang merangsek masuk kediaman pribadinya di Port-au-Prince. Pembunuhan itu memicu ketidakpastian politik, sementara kekerasan geng terus terjadi. []

Artikel Asli