Cegah Penyebaran Covid-19, Gym Dilarang Putar Lagu-Lagu Berirama Cepat agar Tidak Berkeringat

okezone | Global | Published at 13/07/2021 11:30
Cegah Penyebaran Covid-19, Gym Dilarang Putar Lagu-Lagu Berirama Cepat agar Tidak Berkeringat

SEOUL - Pusat kebugaran di ibu kota Korea Selatan , Seoul dan wilayah sekitarnya telah diberitahu untuk tidak memutar musik dengan tempo lebih tinggi dari 120 ketukan per menit (bpm), untuk membatasi penyebaran Covid-19 .

Treadmill akan dibatasi hingga maksimum 6km/jam (3,7 meter per jam).

Pejabat kesehatan mengatakan pembatasan itu akan mencegah orang bernapas terlalu cepat atau memercikkan keringat satu sama lain.

Melihat sekilas musik K-pop menunjukkan jika penggemar Blackpink mungkin lebih menderita daripada pengikut BTS.

Mereka yang menghadiri kelas olahraga seperti Zumba, spin, dan aerobik di wilayah Seoul yang lebih besar akan menghadapi batas 120bpm mulai Senin (12/7).

Orang-orang juga hanya diperbolehkan menghabiskan dua jam pada satu waktu di fasilitas olahraga dalam ruangan dan tidak boleh menggunakan pancuran.

Semua fasilitas olahraga harus tutup pada pukul 22:00. Langkah itu dipertanyakan oleh pemilik gym.

Kang Hyun-ku, pemilik gym di Seoul, bertanya apakah ada bukti bahwa pilihan antara musik klasik dan BTS berdampak pada penyebaran virus.

Dia juga mengatakan kepada Reuters banyak orang menggunakan earphone mereka sendiri. "Bagaimana Anda mengontrol daftar putar mereka?, terangnya.

Tetapi para pejabat mengatakan langkah-langkah itu membantu mencegah pusat kebugaran ditutup sepenuhnya. Para ahli mengatakan sulit untuk mengetahui apakah orang telah terinfeksi di gym. Angka-angka dari Inggris tahun lalu menunjukkan jika tepat gym bukan hotspot yang signifikan untuk penyebaran infeksi virus corona.

Korea Selatan diketahui sedang berjuang melawan wabah baru virus, dengan 1.100 kasus baru tercatat pada Minggu (11/7).

Pada Jumat (9/7), Perdana Menteri Kim Boo-kyum memperingatkan negara itu telah mencapai "tingkat krisis maksimum".

Artikel Asli