Status Darurat Tokyo, Ahli: Karena Pemerintah Terburu-buru Cabut Pembatasan Covid-19

rmol.id | Global | Published at 13/07/2021 10:28
Status Darurat Tokyo, Ahli: Karena  Pemerintah Terburu-buru Cabut Pembatasan Covid-19

RMOL.Tokyo kembali memberlakukan keadaan darurat. Lonjakan kasus di ibu kota jepang ini meningkat cukup tajam, hanya tiga minggu setelah pencabutan pembatasan Covid.

Menteri ekonomi Jepang Yasutoshi Nishimura, yang memimpin tanggapan pemerintah terhadap virus corona, mengatakan keadaan darurat keempat ini berlaku mulai Senin (12/7).

Aturan-aturan protokol kesehatan, terutama menargetkan bisnis makanan dan katering, semakin diperketat lagi.

Ini tentu akan membuat usaha makanan semakin terjepit. Sesuai protokol baru, restoran diharuskan tutup sebelum pukul 20:00 dengan tetap menjaga jarak dan kapasitas pengunjung. Restoran juga tidak boleh menyediakan minuman beralkohol selama masa darurat.

Opini publik domestik Jepang berpendapat bahwa pemerintah telah terburu-buru pemerintah mencabut pembatasan Covid Tokyo, sehingga kasus melonjak lagi. Terburu-buru, demi membuka jalan bagi Olimpiade.

Hal itu membuat beberapa anggota tim ahli Jepang mengajukan penentangan terhadap keputusan tersebut dan memperingatkan bahwa situasi epidemi di Wilayah Tokyo Raya dapat memburuk pada bulan Juli. Kini kekhawatiran para ahli itu menjadi kenyataan. []

Artikel Asli