Thailand Padukan 2 Vaksin Covid Berbeda, Ini Peringatan WHO

inewsid | Global | Published at 13/07/2021 06:53
Thailand Padukan 2 Vaksin Covid Berbeda, Ini Peringatan WHO

JENEWA, iNews.id - Ilmuwan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyarankan agar tidak mencampur dan mencocokkan vaksin Covid-19 dari produsen yang berbeda. Hingga saat ini, data yang tersedia terkait dampak pencampuran dua vaksin Covid yang berbeda masih belum banyak.

"Ini sedikit tren yang berbahaya. Kita belum memiliki banyak data terkait mencampur dan mencocokkan (vaksin)," kata Ketua ilmuwan WHO, Soumya Swaminathan dalam briefing online seperti dilansir dari Straits Times.

Sebelumnya, Thailand akan memadukan dua vaksin Covid-19, Sinovac untuk dosis pertama dan AstraZeneca sebagai suntikan kedua, untuk meningkatkan kemanjuran. Thailand akan menjadi negara pertama yang memadukan vaksin buatan China, Sinovac, dengan Barat, AstraZeneca untuk umum.

Menteri Kesehatan, Anutin Charnvirakul mengatakan, perpaduan vaksin Sinovac dan AstraZeneca dianggap mampu melawan Covid varian Delta.

"Ini untuk menambah perlindungan terhadap varian Delta serta membangun kekebalan tingkat tinggi terhadap penyakit ini," kata Charnvirakul, dikutip dari Reuters, Senin (12/7/2021).

Artikel Asli