Pemerintah Malaysia Tuntut Ganti Rugi US$5,6 Miliar dari Mitra KPMG

koran-jakarta.com | Global | Published at 13/07/2021 00:00
Pemerintah Malaysia Tuntut Ganti Rugi US$5,6 Miliar dari Mitra KPMG

KUALA LUMPUR - Pemerintah Malaysia dan dana negara 1Malaysia Development Berhad (1MDB) menuntut ganti rugi lebih dari 5,6 miliar dollar AS dari mitra KPMG jaringan jasa profesional multinasional, dan merupakan salah satu dari empat organisasi akuntansi terbesar di dunia, atas dugaan pelanggaran dan kelalaian terkait dengan skandal korupsi di 1MDB.

Firma audit KPMG, pada Jumat (9/7), membantah tuduhan tersebut dan berjanji untuk menentang gugatan "keras" yang diajukan terhadap 44 mitra mereka saat ini dan sebelumnya, serta terkait dengan auditnya atas laporan keuangan 1MDB antara 2010 hingga 2012.

Gugatan yang dikonfirmasi Kementerian Keuangan ini telah diajukan pada Selasa pekan lalu, adalah yang terbaru dari serangkaian gugatan yang diajukan oleh otoritas Malaysia. Semua ini untuk memulihkan aset miliaran dollar AS yang hilang dari 1MDB dalam sebuah skandal yang melibatkan pejabat tinggi, bank, dan lembaga keuangan di seluruh dunia.

"Semua tuduhan seperti yang dilaporkan dalam berita disangkal dan klaim itu akan ditentang dengan keras," kata KPMG dalam sebuah pernyataan kepada Reuters , mencatat bahwa pihaknya "kecewa" dengan gugatan itu.

Rundingkan Penyelesaian

Kementerian Keuangan menolak berkomentar lebih lanjut karena subjudisial. Pada Juni, dikatakan mereka sedang merundingkan penyelesaian dengan auditor.

Menurut gugatan, penggugat menuduh bahwa sekitar 3,2 miliar dollar AS telah disalahgunakan dari 1MDB dan anak perusahaannya selama periode KPMG menjabat sebagai auditor perusahaan.

"Jumlah itu merupakan bagian dari jumlah yang lebih besar sebesar 5,64 miliar dollar AS yang diduga disedot dari 1MDB antara 2009 dan 2014, kerugian yang dapat dihindari jika KPMG memperoleh bukti yang cukup untuk mendukung temuan auditnya," bunyi gugatan itu. n SB/Rtr/N-3

Artikel Asli