Thailand Sita 315 Kg Heroin Tujuan Australia, Senilai Rp420 Miliar

Global | okezone | Published at Rabu, 07 Juli 2021 - 13:02
Thailand Sita 315 Kg Heroin Tujuan Australia, Senilai Rp420 Miliar

BANGKOK - Pejabat bea cukai di Thailand menyita heroin terbesar mereka tahun ini, sekitar 315 kilogram senilai 944 juta baht (USD29 juta atau Rp420 miliar), sehingga total yang disita tahun ini menjadi 2 ton.

Mereka tidak mengatakan dari mana obat-obatan itu berasal, tetapi penyitaan itu terjadi di tengah kekhawatiran jika produksi mungkin melonjak di negara tetangga Myanmar, pemasok utama obat-obatan terlarang di kawasan itu, karena ketidakstabilan parah menyusul penggulingan militer dari pemerintah terpilih pada Februari lalu.

Direktur Jenderal Departemen Bea Cukai Patchara Anuntasilpa mengatakan 134 paket heroin yang dibungkus plastik, masing-masing seberat sekitar 2,4 kg, telah disembunyikan dalam pengiriman cat akrilik menuju Australia.

Dia mengatakan obat-obatan itu ditemukan pada hari Senin karena paket heroin ditempatkan dalam wadah plastik persegi yang menonjol pada sinar-X dari ember cat.

Wichai Chaimongkol, Sekretaris Jenderal Kantor Dewan Pengawas Narkotika mengatakan penangkapan tersangka mengarah pada identifikasi orang yang mempekerjakannya, yang melarikan diri ke Laos.

Lembaga think tank Australian Strategic Policy Institute mencatat dalam sebuah laporan pada bulan Maret lalu jika statistik menunjukkan bahwa perdagangan narkoba Australia besar dan berkembang.

Meskipun upaya terbaik dari lembaga penegak hukum, penggunaan metamfetamin dan heroin telah meningkat hingga 17 persen dari tahun ke tahun. Penurunan harga di Asia Tenggara kemungkinan akan terus mendorong angka itu naik, sementara harga obat dan kemurnian di Australia tetap relatif stabil, kata laporan itu.

Seperti diketahui, daerah Segitiga Emas, tempat perbatasan Myanmar, Laos, dan Thailand bertemu, merupakan daerah produksi utama opium dan menjadi tempat banyak laboratorium yang mengubahnya menjadi heroin.

Artikel Asli