Selain Bendera Putih Warga Malaysia Juga Kibarkan Bendera Hitam, Apa Artinya?

Global | inewsid | Published at Rabu, 07 Juli 2021 - 07:45
Selain Bendera Putih Warga Malaysia Juga Kibarkan Bendera Hitam, Apa Artinya?

KUALA LUMPUR, iNews.id - Pengibaran bendera hitam kini marak di Malaysia di samping bendera putih, terkait pemberlakuan lockdown Covid-19.

Jika bendera putih dikibarkan oleh mereka yang membutuhkan bantuan untuk menopang kehidupan sehari-hari akibat dampak lockdown, bendera hitam merupakan bentuk protes terhadap pemerintah yang dianggap gagal menangani pandemi.

Seorang warga Subang Jaya, Selangor, Laila Mohamad, mengatakan kepada The Straits Times, bendera hitam ini merupakan pertanda solidaritas masyarakat dalam melawan pemerintahan.

"Sudah waktunya kita mengganti pemerintahan ini, warga Malaysia berhak mendapatkan yang lebih baik," ujar perempuan 32 tahun itu, seperti dikutip Rabu (7/7/2021).

Puluhan ribu warga Malaysia bergabung dalam gerakan #BenderaHitam guna memprotes pemerintahan koalisi Perikatan Nasional (PN) karena dianggap gagal menangani pandemi serta melayani rakyat.

Kampanye bendera hitam juga mendesak Perdana Menteri Muhyiddin Yassin untuk mengundurkan diri, mendorong digelarnya sidang parlemen, serta menyerukan diakhirinya keadaan darurat.

Keadaan darurat diberlakukan Muhyiddin setelah mendapat lampu hijau dari Raja Malaysia, Sultan Abdullah, karena kondisi wabah virus corona di Malaysia semakin mengkhawatirkan. Malaysia mengalami krisis ekonomi setelah keadaan darurat diberlakukan, dampak dari pembatasan yang sangat ketat.

Sebagian besar negara bagian di Malaysia menerapkan lockdown total sampai batas waktu yang bisa diperpanjang.

Pemerintah menerapkan lockdown total sejak 1 Juni dan sejak itu sudah diperpanjang dua kali. Muhyiddin mengatakan lockdown tak akan dicabut selama penambahan kasus infeksi harian Covid masih di atas 4.000 orang.

Sementara itu penambahan harian kasus infeksi masih jauh di atas 4.000. Berdasarkan data Selasa (6/7/2021), ada penambahan 7.654 kasus infeksi sehingga totalnya menjadi
792.693 orang.

"Untuk membunuh demokrasi negara. Untuk nyawa yang telah hilang di bawah pemerintahan ini. Untuk manajemen pandemi yang tidak efektif. Untuk perlakuan yang tidak setara... Hari ini, kita mengibarkan bendera hitam!" kata seorang netizen di Twitter.

Kepolisian Malaysia menggelar penyelidikan terhadap gerakan bendera hitam karena diduga mengandung unsur hasutan.

Direktur Departemen Penyelidikan Kriminal Kepolisian Malaysia Abdul Jalil Hassan mengatakan, penyelidikan masih dalam tahap awal. Kasus ini diselidiki di bawah Undang-Undang Penghasutan, Undang-Undang Komunikasi dan Multimedia Tahun 1998, dan KUHP.

Gerakan bendera hitam muncul tak lama setelah beberapa anggota parlemen dari koalisi PN mengecam pengibaran bendera putih.

Politikus PAS Abduh Nik Aziz menolak gerakan tersebut seraya menyerukan kepada warga untuk tidak mudah menyerah dengan keadaan.

Menteri Besar Kedah Muhammad Sanusi Moahamad Nor menyebut gerakan bendera putih sebagai propaganda politik terhadap pemerintahan PN. Dia meminta warga di negara bagiannya untuk mendapatkan bantuan kebutuhan melalui jalur resmi.

Artikel Asli