Nigeria Resmikan Pusat Pengendalian Senjata

republika | Global | Published at 05/05/2021 08:39
Nigeria Resmikan Pusat Pengendalian Senjata

REPUBLIKA.CO.ID, ABUJA -- Nigeria mendirikan pusat kendali senjata untuk memerangi masalah keamanan di negara itu pada Senin (3/5).

"Presiden @MBuhari [Muhammadu Buhari] telah menyetujui pembentukan Pusat Nasional Pengendalian untuk Senjata Ringan (NCCSALW) yang berlokasi di Kantor Penasihat Keamanan Nasional," kata Kepresidenan Nigeria di Twitter.

NCCSALW didirikan agar berfungsi sebagai lembaga panduan kebijakan, penelitian dan pemantauan semua aspek senjata kecil dan senjata ringan di negara Afrika Barat itu.

"Keputusan ini merupakan bagian dari restrukturisasi yang sedang berlangsung untuk keamanan Nigeria untuk mengatasi ancaman yang muncul dan memperkuat mekanisme kontrol, pencegahan, dan regulasi SALW," tambah pernyataan itu.

Dampak penyebaran senjata kecil dan senjata ringan di perbatasan telah mengakibatkan terorisme, perdagangan manusia, kejahatan terorganisir dan pemberontakan di Afrika Barat dan Nigeria.

Kelompok teror Boko Haram melancarkan pemberontakan pada 2009 di timur laut Nigeria, yang kemudian menyebar ke negara tetangga, Niger, Chad dan Kamerun, yang memicu respons militer.

Sejak itu, lebih dari 30.000 orang tewas dan hampir tiga juta mengungsi dalam satu dekade, menurut Kantor PBB untuk Koordinasi Urusan Kemanusiaan. Kekerasan yang dilakukan oleh Boko Haram telah memengaruhi 26 juta orang di wilayah Lake Chad dan memicu 2,6 juta lainnya mengungsi.

Artikel Asli