Airbus Rugi Belasan Triliun karena Banyak Pesawat Nganggur

okezone | Gaya Hidup | Published at Kamis, 25 Februari 2021 - 06:15
Airbus Rugi Belasan Triliun karena Banyak Pesawat Nganggur

PRODUSEN pesawat terbang asal Prancis, Airbus menyatakan bahwa pihaknya mengalami rugi mencapai 1,1 miliar Euro atau sekitar Rp18,6 triliun selama tahun 2020 imbas pandemi Covid-19. Industri penerbangan bahkan diprediksi tidak bisa pulih ke level normal dalam waktu dekat.

Chief Executive Officer (CEO) Airbus, Guillaume Faury mengatakan, perusahaan merugi akibat anjloknya pengiriman pesawat komersial.

“Mulai hari ini kami hanya memperkirakan penerbangan akan pulih antara 2023 dan 2025. Kecepatan pemulihan tidak hanya bergantung pada pandemi dan tingkat vaksinasi, tetapi juga pada keputusan pemerintah, apakah mereka memilih untuk memperketat kondisi pandemi seperti yang saya harapkan, memulihkan kebebasan," ungkap kata Faury melansir New York Times.

Produsen pesawat, yang berbasis di Toulouse, Prancis itu merilis bahwa pendapatan mereka turun 29 persen menjadi 49,9 miliar Euro atau setara dengan Rp856 triliun. Namun, perusahaan tersebut diklaim masih tetap mengungguli pesaingnya yakni Boeing.

Diketahui, Boeing menderita kerugian USD11,9 miliar pada tahun 2020 serta terbebani oleh kemunduran dari varian 737 Max, yang dilarang terbang setelah 346 orang tewas dalam dua kecelakaan yang melibatkan pesawat tipe tersebut.

Sedangkan Airbus mengirimkan 566 pesawat ke perusahaan maskapai penerbangan pada 2020, 40 persen lebih sedikit dari ekspektasi sebelum pandemi corona. Hal ini menandakan betapa parahnya dampak Covid-19 terhadap dunia penerbangan.

Artikel Asli