Masker Wajah Do It Yourself, Pisang Ampuh Bikin Kulit Sehat, Mau Coba?
JAKARTA - Pisang adalah salah satu buah terbaik yang kaya akan kalium dan serat. Namun, beberapa manfaat pisang konon lebih dari sekadar untuk dimakan. Dari perawatan rambut hingga kulit, masker pisang makin populer sebagai perawatan rumahan untuk berbagai masalah kulit.
Melansir Healthline, masker wajah pisang bisa memperbaiki kulitmu berkat kandungan nutrisi dan silikanya. Yuk, baca lebih lanjut tentang klaim-klaim ini dan cara membuat masker wajah pisang di rumah!
Manfaat Masker Wajah Pisang
Saat membahas penggunaan pisang untuk dioleskan ke kulit, salah satu kandungan yang paling menonjol adalah silika. Banyak yang mengklaim bahwa silika dalam pisang bisa bantu meningkatkan produksi kolagen, yaitu protein alami yang menjaga kulit tetap terhidrasi dan halus.
Pisang mengandung berbagai nutrisi yang sebagian bisa membantu kesehatan kulit, antara lain kalium, vitamin B6, vitamin C, dan sedikit vitamin A.
- Masker wajah pisang untuk kerutan
Seiring bertambahnya usia, wajar kalau kamu kehilangan kolagen di kulit. Berkurangnya kolagen bisa bikin kulit kurang kencang, dan mungkin memperjelas tampilan garis halus serta kerutan.
Masker wajah pisang diyakini bisa membantu meningkatkan kolagen lewat kandungan silikanya, sehingga mengurangi tampilan kerutan. Tapi, butuh lebih banyak penelitian untuk membuktikan hubungan ini.
- Masker wajah pisang untuk kulit bercahaya (glowing)
Pisang kaya akan antioksidan yang bantu melawan radikal bebas di dalam tubuh. Mengoleskan antioksidan ke kulit bisa bantu melindunginya dari kerusakan akibat radikal bebas. Hasilnya, kulitmu juga bisa jadi lebih bercahaya. Lagi-lagi, butuh lebih banyak penelitian soal ini.
- Masker pisang untuk jerawat
Meski pisang nggak punya bahan pembasmi jerawat yang sama seperti minyak pohon teh (tea tree oil), benzoil peroksida, atau asam salisilat, buah ini diyakini bisa bantu mengatasi jerawat dengan mengurangi peradangan pada kulit berkat kandungan vitamin A-nya. Senyawa fenolik dalam pisang mungkin juga mengandung antimikroba untuk mengobati luka jerawat.
- Masker wajah pisang untuk bekas jerawat
Viral! Siswi SD Wisuda Pakai Baju Pengantin Lengkap dengan Siger, Netizen: Kirain Acara Nikah Masal
Banyak yang bilang pisang bisa mengurangi hiperpigmentasi di kulit dengan bantuan vitamin A dan C. Ini bisa bermanfaat buat bekas jerawat sekaligus bintik hitam akibat paparan sinar matahari.
- Masker wajah pisang untuk perlindungan dari sinar matahari
Meskipun masker wajah nggak bisa menggantikan tabir surya (sunscreen) harianmu, pisang memang mengandung antioksidan yang bisa meningkatkan kemampuan alami kulit untuk mencegah kerusakan akibat sinar matahari. Vitamin A, C, dan E adalah yang paling menonjol.
- Masker wajah pisang untuk kulit kering
Sebagian orang mengklaim pisang bisa membantu mengatasi kulit kering. Hal ini mungkin ada kaitannya dengan kandungan vitamin B6 dan kalium di dalamnya. Tapi, ini juga masih butuh penelitian lebih lanjut.
Cara Membuat dan Memakai Masker Wajah Pisang
Bahan utama dalam setiap masker wajah pisang adalah pisang matang yang sudah dilumatkan. Ada juga yang menggosokkan kulit pisang ke wajah, tapi ini teknik yang berbeda dari masker wajah pisang.
Kamu juga bisa meningkatkan efeknya dengan menambahkan bahan lain, tergantung apa tujuan perawatan kulitmu. Pisang yang sudah dilumatkan konon cocok dicampur dengan bahan-bahan berikut:
- madu, untuk kulit kering, kulit berminyak, dan jerawat
- tanah liat (clay), untuk menyerap minyak berlebih dan membersihkan pori-pori
- sedikit perasan air lemon atau jeruk, untuk bantu mencerahkan bekas luka/jerawat
- alpukat lumat, untuk bantu mengembalikan kelembapan
- yoghurt, untuk memberikan kelembaban dan efek menenangkan
- bubuk kunyit, untuk mengurangi bintik hitam dan jerawat sambil mencerahkan wajah
Kalau sudah menyiapkan bahan-bahan yang dimau, ikuti langkah-langkah ini:
- Campurkan semua bahan di dalam mangkuk, tambahkan air jika perlu untuk bikin teksturnya jadi kental.
- Oleskan secara merata pada kulit wajah yang sudah bersih dan kering.
- Diamkan selama 10 sampai 15 menit sebelum dibilas dengan air hangat kuku.
- Tepuk-tepuk kulit sampai kering dan lanjutkan dengan pemakaian pelembap (moisturizer).
- Ulangi perawatan ini dua sampai tiga kali seminggu.
Temui dokter kulit (dermatolog) kalau kamu mengalami kemerahan atau ruam setelah pemakaian. Kamu juga bisa mempertimbangkan untuk melakukan tes tempel (patch test) di area kulit kecil sebelumnya untuk memastikan kamu nggak punya sensitivitas apa pun.






