Waspada! Suhu Panas Ekstrem Bisa Sebabkan Heat Stroke

Waspada! Suhu Panas Ekstrem Bisa Sebabkan Heat Stroke

Gaya Hidup | okezone | Minggu, 24 Mei 2026 - 14:04
share

JAKARTA - Waspada jika kamu pernah merasa pusing dan lemas, bahkan seperti ingin pingsan saat berada di bawah suhu panas yang tidak biasa di luar ruangan. Sebab, bisa jadi kondisi tersebut adalah “Heat Stroke”. 

Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono dalam unggahan video di akun instagramnya mengatakan, Heat Stroke merupakan kondisi di mana fungsi tubuh dalam menurunkan suhu panas pada badan dan di sekitarnya menjadi berkurang. 

“Tubuh kita diberi kemampuan untuk menjaga agar situasi panas yang ada di sekeliling kita dapat diredakan demi menjaga keseimbangan suhu tubuh untuk metabolisme. Pada orang-orang yang terkena Heat Stroke, kemampuan untuk menjaga suhu tersebut menjadi berkurang,” kata Dante, dikutip Sabtu (23/5/2026).

Heat Stroke sendiri biasanya dipicu oleh suhu panas ekstrem yang terjadi di satu wilayah, sehingga membuat suhu panas tubuh meningkat dan membuat kemampuan penurunan suhu tubuh dalam diri menjadi berkurang. 

“Belakangan ini situasi di Jakarta udaranya cukup panas bahkan bisa mencapai 35 derajat celcius. Hal yang kita takutkan dengan suhu yang begitu tinggi seperti ini adalah kejadian yang kita sebut sebagai (Heat Stroke),” ucap dia.

Dante menjelaskan, ada beberapa gejala yang bisa kita analisis sebagai indikator bahwa kita mengalami Heat Stroke. Gejalanya adalah sakit kepala, lemas, kejang-kejang dan lebih parah lagi bisa kehilangan kesadaran saat paparan suhu panas yang menyengat terasa oleh tubuh.

“Stroke itu dimulai dari gejala awal, misalnya sakit kepala, menjadi lemas. Kalau stroke-nya itu lebih parah lagi, bisa timbul kejang-kejang bahkan bisa mengalami penurunan kesadaran,” kata Dante.

Langkah Pencegahan Heat Stroke

Dante mengatakan, sangat diperlukan adanya langkah pencegahan Heat Stroke secara mandiri di saat kondisi panas di satu wilayah cukup ekstrem. Salah satunya dengan mengenakan pakaian yang longgar agar sirkulasi udara pada tubuh lebih optimal dan fungsi penurunan suhu tubuh bisa bekerja dengan baik.

“Bagaimana cara mencegah stroke. Pertama, gunakanlah pakaian longgar. Karena pakaian longgar itu bisa menjaga ventilasi tubuh supaya bisa menyesuaikan suhu panas dan suhu yang keluar dari tubuh,” ungkap dia.

Selain itu, menjaga cairan tubuh juga menjadi salah satu langkah agar kita terhindar dari Heat Stroke. Terkadang di tengah cuaca panas ekstrem, cairan tubuh bisa hilang lebih cepat, sehingga kita perlu menjaga cairan dalam tubuh agar tetap seimbangan dengan cara mengkonsumsi air minum yang cukup.

“Kemudian yang kedua, konsumsi minuman dan cairan yang cukup. Jangan sampai kekurangan. Terutama untuk yang sedang menjalankan ibadah haji di tanah suci,” tutur Dante.

Terakhir, kamu bisa meminimalisir paparan panas ekstrem kepada tubuh khusus pada kepala dengan mengenakan topi guna mendukung fungsi penurunan suhu tubuh dan mencegah terjadinya Heat Stroke.

“Dan topi yang mempunyai coverage yang luas itu juga bisa mencegah terjadinya stroke karena mendinginkan situasi tubuh yang terkena paparan sinar matahari secara langsung,” kata Dante. 

Topik Menarik